Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2 TKI DIPANCUNG: Kemenlu Panggil Dubes Arab Saudi

Eksekusi mati yang dilakukan dalam dua hari berturut-turut atas dua TKI membuat pemerintah Indonesia kembali memprotes pemerintah Arab Saudi. Pasalnya dalam kasus Siti Zaenab maupun Karni binti Medi Tarsim pemerintah mengaku tidak mendapat informasi resmi.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 17 April 2015  |  06:58 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Eksekusi mati yang dilakukan dalam dua hari berturut-turut  atas dua TKI membuat pemerintah Indonesia kembali memprotes pemerintah Arab Saudi. Pasalnya dalam kasus Siti Zaenab maupun Karni binti Medi Tarsim pemerintah mengaku tidak mendapat informasi resmi.

“Pemerintah RI sekali lagi menyatakan penyesalan dan kekecewaannya bahwa perwakilan RI baik di Riyadh maupun di Jeddah sama sekali tidak memperoleh informasi resmi mengenai waktu dan tempat pelaksanaan hukuman mati terhadap Karni binti Medi Tarsim,” tulis Kementerian Luar Negeri dalam rilisnya yang diterima Bisnis, Kamis (16/4/2015) malam.

Sebagai informasi, Karni adalah buruh migran asal Brebes, Jawa Tengah. Perempuan kelahiran 10 Oktober 1977 dipidana atas kasus pembunuhan terhadap seorang anak majikannya yang bernama Tala Al Syihri yang berumur sekitar 4 tahun pada 26 September 2012.

Karni dikonfirmasi telah menjalani hukum pancung pada di Jeddah pada pukul 10.00 waktu setempat atau sekitar pukul 14.00 WIB.

Atas dua kejadian tersebut, pada pukul 19.30 WIB malam ini Kemenlu meminta keterangan dari Dubes Arab Saudi di Jakarta.

Dalam pertemuan Kemlu menyampaikan nota diplomatik mengenai  kekecewaan pemerintah RI atas pelaksanaan hukuman mati tanpa adanya notifikasi resmi terlebih dahulu seperti lazimnya dalam hubungan internasional.

Pelaksanaan hukuman pancung tersebut mendatangkan duka bagi Indonesia khususnya kepada para keluarga penyumbang devisa tersebut. Pihak Kemlu juga menemui keluarga Karni di Brebes untuk menyampaikan rasa duka cita kepada sanak keluarga.

.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tki arab
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top