Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lagi, Hari Ini Arab Saudi Hukum Mati Satu TKI

Arab Saudi mengeksekusi mati dua orang tenaga kerja asal Indonesia dalam dua hari berturut-turut. Selang dua hari setelah Siti Zaenab yang dihukum mati pada Selasa (14/4) lalu, kini giliran Karni binti Medi Tarsim yang harus mengakhiri nyawa di tangan para eksekutor.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 16 April 2015  |  21:00 WIB
Ilustrasi- Aliansi TKI melakukan aksi unjuk rasa menuntut Presiden Joko Widodo mencabut moratorium larangan pengiriman TKI ke Timur Tengah. - Antara
Ilustrasi- Aliansi TKI melakukan aksi unjuk rasa menuntut Presiden Joko Widodo mencabut moratorium larangan pengiriman TKI ke Timur Tengah. - Antara

Kabar24.com, JAKARTA– Arab Saudi mengeksekusi mati dua orang tenaga kerja asal Indonesia dalam dua hari berturut-turut.

Selang dua hari setelah Siti Zaenab yang dihukum mati pada Selasa (14/4/2015) lalu, kini giliran Karni binti Medi Tarsim yang harus mengakhiri nyawa di tangan para eksekutor.

“Pada tanggal 16 April 2015 pukul 10.00 waktu setempat atau sekitar 14.00 WIB, Konsulat Jenderal RI di Jeddah menerima berita mengenai telah dilaksanakannya hukuman mati (qishas) terhadap seorang WNI bernama Karni binti Medi Tarsim,” kata Kementerian Luar Negeri dalam rilisnya yang diterima Bisnis, Kamis (16/4/2015).

Pelaksanaan hukuman pancung tersebut mendatangkan duka bagi Indonesia.

“Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam kepada sanak keluarga dan mengharapkan Almarhumah mendapatkan tempat yang terbaik disisi Allah SWT,” lanjut rilis tersebut.

Karni adalah buruh migran asal Brebes, Jawa Tengah. Perempuan kelahiran 10 Oktober 1977 dipidana atas kasus pembunuhan terhadap seorang anak majikannya yang bernama Tala Al Syihri yang berumur sekitar 4 tahun pada 26 September 2012.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tki arab
Editor : Andhina Wulandari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top