Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KAA 2015: RI Usulkan Sesi Khusus Bahas Perkembangan Dunia Islam

Pemerintah Indonesia mengusulkan penambahan sesi khusus untuk membahas situasi terkini dunia Islam dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 yang diselenggarakan pekan depan.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 15 April 2015  |  17:39 WIB
Bendera negara peserta Konferensi Asia Afrika.  - reuters
Bendera negara peserta Konferensi Asia Afrika. - reuters

Kabar24.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengusulkan penambahan sesi khusus untuk membahas situasi terkini dunia Islam dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 yang diselenggarakan pekan depan.
 
Usulan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi kepada para duta besar negara-negara organisasi kerja sama Islam (OKI) dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka, Rabu (14/4/2015).

Juru Bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah mengatakan usulan itu sebagai langkah inisiatif mencari solusi damai atas berbagai konflik yang saat ini dialami sekitar 16 negara Islam di dunia.
 
Menurut dia, usulan itu mendapat sambutan positif dari para duta besar dan kepala perwakilan negara OKI yang hadir. Mereka juga mendukung apabila Indonesia memimpin upaya pencarian solusi damai tersebut.
 
“Para duta besar mendukung usulan Menlu untuk mengadakan sesi khusus dalam KAA guna membahas situasi terkini dunia Islam dan upaya mencapai solusi damai,”ujarnya Rabu (14/4/2015).
 
Di depan 30 perwakilan negara OKI yang hadir, paparnya, JK menekankan bahwa Indonesia mendorong semua pihak yang bertikai untuk menahan diri serta berupaya menyelesaikan masalah secara damai dengan mengedepankan diplomasi dan dialog.
 
Indonesia meyakini bahwa persatuan Islam akan dapat berkontribusi bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia.
 
Dalam beberapa waktu terakhir, dinamika perkembangan di sejumlah negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara memang cukup memprihatinkan. Konflik dan krisis terus berlangsung di beberapa negara di kawasan tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Konferensi Asia Afrika
Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top