Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK Sita Puluhan Dukumen Dari Perusahaan Pemberi Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi berhasil menyita puluhan dokumen dari sebuah perusahaan milik tersangka penyuapan Andrew Hidayat, yaitu PT Mitra Maju Sukses (MMS), dalam penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK tadi malam.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 14 April 2015  |  14:21 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Kabar24.com, JAKARTA-- Komisi Pemberantasan Korupsi berhasil menyita puluhan dokumen dari sebuah perusahaan milik tersangka penyuapan Andrew Hidayat, yaitu PT Mitra Maju Sukses (MMS), dalam penggeledahan yang dilakukan tim penyidik KPK tadi malam, Selasa (13/4/2015).

Tim penyidik KPK sebelumnya telah melakukan penggeledahan di kantor PT MMS yang berada di Menara Batavia lantai 41, Jalan KH. Mas Mansyur, Kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana penyuapan untuk perizinan pertambangan batubara PT MMS yang lama beroperasi di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

"KPK menyita sejumlah dokumen dari lokasi penggeledahan," tutur Priharsa saat dikonfirmasi di Jakarta Selasa (14/4/2015).

Priharsa menambahkan, hanya dokumen yang berhasil disita tim penyidik KPK dari Kantor PT MMS tadi malam, tidak ada yang lain, seperti CPU dan kendaraan pribadi.

"Hanya dokumen saja," tukasnya.

Tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan selama beberapa jam di Kantor PT MMS tadi malam, yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB kemarin (13/4/2015) hingga tengah malam.

Seperti diketahui, PT MMS adalah salah satu perusahaan yang dimiliki tersangka pemberi suap, Andrew Hidayat yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan KPK.

Dalam perkara tersebut, KPK juga menetapkan anggota Komisi IV DPR Fraksi PDI-P, Adriansyah sebagai tersangka penerima suap dan kini Andriansyah juga telah ditahan tim penyidik KPK.

Andrew dan Andriansyah berhasil diciduk dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) bersama anggota Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Briptu Agung Krisdiyanto yang dilakukan Kamis 9 April 2015 malam.

Akibat perbuatannya, Adriansyah diduga melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat 2 juncto Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHPidana.

Sementara itu, Andrew Hidayat diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHPidana.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk kasus suap
Editor : Andhina Wulandari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top