Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

6 Orang Diperiksa Terkait Pelecehan Seksual di Sekolah HighScope

Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa enam orang sebagai saksi atas dugaan kasus pelecehan seksual terhadap seorang pelajar yang terjadi di Sekolah "HighScope" Indonesia.
Yusuf Waluyo Jati
Yusuf Waluyo Jati - Bisnis.com 10 April 2015  |  15:07 WIB
Ilustrasi pelecehan seks - idiva.com
Ilustrasi pelecehan seks - idiva.com

Bisnis.com, JAKARTA -  Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa enam orang sebagai saksi atas dugaan kasus pelecehan seksual terhadap seorang pelajar yang terjadi di Sekolah HighScope Indonesia.

"Sudah melakukan pemeriksaan atas enam orang, yaitu korban, ibu korban, dan tiga orang dari pihak sekolah terdiri dari dua guru dan satu staf bagian umum," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul, Jumat (10/4/2015).

Selanjutnya, kata Kombes Martinus, penyidik akan memeriksa petugas cleaning service yang berasal dari tenaga outsourcing yaitu PT ISS Indonesia.

"Tadinya mau diperiksa minggu ini, tapi pihak ISS minta ditunda jadi minggu depan. Sesuai dengan ketentuan ya kami izinkan," tuturnya.

Dia menjelaskan sejauh ini penyidik masih terus mendalami penyelidikan termasuk mencocokkan rekaman video CCTV sekolah dengan berbagai keterangan dari para saksi.

"Analisis CCTV akan kami sandingkan dengan informasi yang kami peroleh dari saksi-saksi," katanya.

Sebelumnya, satu orang tua murid berinisial U menduga anaknya menjadi korban kekerasan seksual.

Selasa (17/3), U menjemput anaknya ke sekolah, kemudian anak berusia tujuh tahun itu mengaku merasa sakit pada kemaluan.

Anak itu mengaku kemaluannya dipegang saat buang air kecil, selanjutnya bercerita celananya diturunkan dan mendapatkan tindakan pelecehan pada sekitar kemaluannya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelecehan highscope

Sumber : Antara

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top