Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

45.000 Guru di Kaltim Tidak Miliki Sertifikat Mengajar

Sebanyak 45.000 tenaga pengajar yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur disinyalir belum memiliki sertifikat mengajar. Hal ini diungkapkan anggota DPRD Kaltim Eddy Sunardi Darmawan saat memberikan pandangan umum fraksi di DPRD Kaltim.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 10 April 2015  |  10:23 WIB
Guru mengajar di kelas - Antara
Guru mengajar di kelas - Antara

Kabar24.com, SAMARINDA – Sebanyak 45.000 tenaga pengajar yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur disinyalir belum memiliki sertifikat mengajar. Hal ini diungkapkan anggota DPRD Kaltim Eddy Sunardi Darmawan saat memberikan pandangan umum fraksi di DPRD Kaltim.

Dikutip dari laman resmi DPRD Kaltim, Jumat (10/4/2015), Eddy mengatakan penyebab banyaknya tenaga pengajar yang belum bersertifikat resmi tersebut karena sikap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim yang terkesan mempersulit penerbitan sertifikat tersebut.

“Pemerintah terkesan mempersulit sertifikasi mereka, padahal peran mereka dalam mencerdaskan anak bangsa sangatlah penting sebagai tumpuan kemajuan suatu wilayah di masa mendatang,” katanya.

Oleh karena itu, dalam kesempata tersebut, Eddy meminta pemprov serius menuntaskan masalah tersebut melalui langkah-langkah strategis dan cepat. Sebab, jika tidak diselesaikan dengan segera maka akan berdampak semakin buruk.

Dia menyebutkan jumlah tersebut akan meningkat signifikan di atas 45.000 pengajar pada 2016, jika pemerintah membiarkan masalah terebut berlarut-larut. Banyak guru, ujarnya, terancam tidak bisa melaksanakan tugasnya selaku pengajar. []


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim guru
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top