Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lakukan Penipuan, 39 WNA China dan Taiwan Dipulangkan

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menegaskan 39 warga negara asing (WNA) dari China dan Taiwan yang telah melakukan aksi penipuan akan dipulangkan segera.
Natalia Indah Kartikaningrum
Natalia Indah Kartikaningrum - Bisnis.com 10 April 2015  |  12:00 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menjawab pertanyaan wartawan. - Antara
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menjawab pertanyaan wartawan. - Antara

Bisnis.com, DENPASAR - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menegaskan 39 warga negara asing (WNA) dari China dan Taiwan yang telah melakukan aksi penipuan akan dipulangkan segera.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mengatakan 39 WNA tersebut akan dipulangkan pada Sabtu (11/4/2015) dan Minggu (12/4/2015).

"Mereka ini akan diproses serta Sabtu dan Minggu besok akan dipulangkan kerjasama dengan kepolisian China," terangnya saat ditemui di Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Jumat (10/4/2015).

Dia menambahkan hal tersebut menunjukkan kerjasama Indonesia dengan negara lain dalam menangkal kejahatan penipuan melalui internet maupun pesan singkat ini baik.

Bambang Wisnu Wardhana, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, menyatakan 39 WNA tersebut sudah ditahan oleh pihak imigrasi sejak Senin malam serta sudah diperiksa satu per satu.

"Perwakilan polisi China, polisi Taiwan, dan kedubes sudah datang serta ada 4 orang belum punya paspor dan rencana siang ini selesai. Nanti malam mulai bertahap, ada 5 orang yang dikembalikan," jelasnya.

Dia menambahkan pada Sabtu akan ada 10 yang dikembalikan dan sisanya pada Minggu yang semuanya nanti dikawal oleh polisi China dan polisi Taiwan.

Sejauh ini kendala yang dialami oleh pihak imigrasi adalah komunikasi. Pihaknya membutuhkan dua penerjemah yang membantu untuk berkomunikasi dengan WNA tersebut.

"Kami akan terus bekerjasama dengan pihak kepolisian dan pihak-pihak terkait untuk mengawasi orang asing agar peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi," lanjutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china penipuan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top