Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GUNUNG SINABUNG: Bergejolak, Awan Panas Terus Dikeluarkan

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara masih bergejolak dengan terus mengeluarkan awan panas dan tremor secara terus menerus.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 03 April 2015  |  15:56 WIB
Gunung Sinabung mengeluarkan material vulkanik disertai awan panas, diamati dari Desa Jaranguda, Karo, Sumatra Utara, Rabu (1/4/2015). - Antara/Endro Lewa
Gunung Sinabung mengeluarkan material vulkanik disertai awan panas, diamati dari Desa Jaranguda, Karo, Sumatra Utara, Rabu (1/4/2015). - Antara/Endro Lewa

Bisnis.com, MEDAN -  Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara masih bergejolak dengan terus mengeluarkan awan panas dan tremor secara terus menerus.

Dalam pesan singkat yang diterima Antara di Medan, Jumat (3/4/2015), Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, aktivitas Gunung Sinabung itu tercatat berdasarkan laporan pos pengamatan yang disiagakan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Pada Rabu (1/4), tercatat tremor terus terjadi berupa gempa gugura yang muncul sebanyak 146 kali dengan amplitudo maksimum 5-120 mm.

Petugas pos pengamatan mengamati terjadinya luncuran awan panas sejauh 3,5 km ke arah selatan dengan tinggi kolom mencapai 2 km.

Sedangkan pada malam hari, teramati adanya guguran lava pijar dan banjir lahar hujan di beberapa tempat sehingga merusak infrastruktur jalan.

Pada Kamis (2/4), tercatat munculnya 118 kali gempa guguran dengan amplitudo maksimum 5-113 mm dan 22 kali awan panas guguran yang meluncur sejauh 4 km ke arah selatan, serta memunculkan abu vulkanik setinggi 2 km.

Pada Kamis malam hingga pukul 21.09 WIB, terjadi 18 kali guguran awan panas guguran. Namun, secara visual tidak dapat terlihat karena tertutup kabut dan angin timur-tenggara.

Gejolak yang dialami Gunung Sinabung tersebut menyebabkan masyarakat dari beberapa desa terdekat seperti Desa Sigarang-Garang, Desa Kutagunggung, dan Desa Sukanalu mengalami kepanikan sehingga bersiap-siap untuk evakuasi.

Tim dari Satgas Penanggulangan Bencana terus melakukan patroli dan pemantauan di lapangan guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, termasuk wisatawan, agar tidak mendaki dan melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari Gunung Sinabung.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung sinabung

Sumber : Antara

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top