Jelang Muktamar Muhammadiyah, Dien Temui Yasin Limpo

Menjelang muktamar Muhammadiyah di Makassar, Sulawesi Selatan pada 3 hingga 7 Agustus 2015, Ketua Umum Muhammadiyah Dien Syamsuddin menemui Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.
Wiwiek Endah | 02 April 2015 17:19 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsuddin

Bisnis.com, MAKASSAR – Menjelang muktamar Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar nasional, di Makassar, Sulawesi Selatan pada 3 hingga 7 Agustus 2015, Ketua Umum Muhammadiyah Dien Syamsuddin menemui Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

Din Syamsuddin mengatakan selain muktamar untuk Muhammadiyah yang merupakan merupakan Muktamar yang ke-47, pada momen tersebut juga diadakan muktamar untuk Aisyiyah yang merupakan Muktamar yang ke-100 atau genap satu abad.  

“Pesertanya sekitar 6.000-an, di luar peninjau dan penggembira. Ada peserta yang sudah mencarter pesawat dan kapal untuk datang ke kota Makassar menghadiri Muktamar nanti,” kata Din Syamsuddin usai bertemu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Kamis (2/4/2015).

Dia menambahkan, dalam Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah, pihaknya juga akan mengadakan beberapa kegiatan, di antaranya pawai taaruf, evaluasi agenda selama lima tahun dan merancang program-program baru, serta pemilihan kepengurusan baru.

"Saat ini, kesiapan sudah 90%. Termasuk arena Muktamar dan akomodasi juga sudah siap. Selain hotel, wisma dan losmen, nanti juga ada yang menginap di rumah warga Muhammadiyah. Semua persiapan sudah berjalan dengan baik. Bahkan, ada juga kegiatan yang dilaksanakan di Maros dan Gowa," jelasnya.

Sementara itu, Syahrul berjanji pihaknya akan mendukung penuh kesuksesan acara tersebut. "Kami sangat antusias dengan kegiatan ini karena Muktamar adalah perhelatan besar yang akan dihadiri warga Muhammadiyah dari seluruh Indonesia," katanya.

Dia menambahkan, selama ini koordinasi antara Pemprov Sulsel dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel serta panitia lokal Muktamar sudah berjalan baik, untuk menyukseskan acara akbar tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
muhammadiyah

Editor : Bastanul Siregar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top