Ekspor Riau Anjlok Akibat Penurunan Permintaan CPO

Badan Pusat Statistik Provinsi Riau mencatat nilai ekspor Riau pada Februari 2015 senilai US$1,22 miliar atau turun sebesar 3,07% dibandingkan Januari yang mencapai nilai US$1,26 miliar.
Gemal Abdel Nasser | 02 April 2015 09:46 WIB

Bisnis.com, PEKANBARU -- Badan Pusat Statistik Provinsi Riau mencatat nilai ekspor Riau pada Februari 2015 senilai US$1,22 miliar atau turun sebesar 3,07% dibandingkan Januari yang mencapai nilai US$1,26 miliar.

Kepala BPS Riau Mawardi Arsyad mengatakan secara kumulatif, nilai ekspor Januari-Februari 2015 turun 11,23% bila dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

"Nilai ekspor Riau Januari-Februari tercatat senilai US$2,47 miliar, turun 11,23% dibandingkan periode sama di tahun lalu yang mencapai US$2,79 miliar," katanya Rabu (1/4).

Kontribusi penurunan terbesar disumbang ekspor non migas yang tercatat anjlok sebesar 11,46% yaitu senilai US$1,70 miliar pada Januari-Februari 2015 sedangkan tahun lalu mencapai US$1,92 miliar.

Komoditas ekspor yang paling tinggi penurunannya yaitu berbagai produk kimia yang turun sebesar 187,02%, disusul lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar 46,19%.

Sedangkan pelemahan tujuan ekspor berasal dari negara Tiongkok, yang turun sebesar 185,30%, lalu Belanda sebesar 54,34%, dan Singapura sebesar 11,13%.

"Penurunan ini karena tren permintaan CPO dari Tiongkok dan India yang terus melemah, sehingga nilai ekspor non migas Riau tercatat merosot hingga 11,46%," kata Mawardi. (K14)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
riau

Editor : Asep Dadan Muhanda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top