Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tragis, Nenek Paksa Cucunya Lari 3 Jam hingga Tewas

Joyce Garrard, seorang nenek di Alabama, didakwa pasal pembunuhan berencana karena memaksa cucunya berlari lebih dari 3 jam sambil membawa tongkat dan kayu bakar sebagai hukuman karena berbohong.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Maret 2015  |  09:59 WIB
Kekerasan pada anak - fanpop.com
Kekerasan pada anak - fanpop.com

Kabar24.com, JAKARTA— Joyce Garrard, seorang nenek di Alabama, didakwa pasal pembunuhan berencana karena memaksa cucunya berlari lebih dari 3 jam sambil membawa tongkat dan kayu bakar sebagai hukuman karena berbohong.

Sidang dilakukan pada Senin (9/3/2015), di Gadsden, Alabama, Amerika Serikat.
Garrard memaksa cucu perempuannya, Savannah Hardin, 9, berlari sampai cucunya meninggal.

Menurut dia, cucunya telah berbohong makan permen di bus sekolah. Bila terbukti, Garrard dapat dihukum mati atau penjara seumur hidup.

Chad Jacobs, tetangga Garrard, mengatakan dalam persidangan bahwa dia melihat gadis kecil itu lari sambil membawa kayu selama lebih dari dua jam.

"Joyce dan Savannah ada di pekarangan rumah, dan Joyce bilang kepada Savannah agar terus berlari," kata Jacobs.

"Dia bilang, 'Lari terus, aku tak bilang agar kamu berhenti'."

Menurut Jacobs, pada mulanya dia khawatir, tapi pada akhirnya melihat anak gadis itu jatuh ke tanah dan muntah ketika Garrard menyiramnya dengan air. Paramedis kemudian tiba beberapa menit kemudian.

Menurut asisten jaksa wilayah, Marcus Reid, ketika paramedis tiba, mereka menemukan sang cucu sudah di tanah, kedinginan, baju dan sepatunya basah. Garrard tak pernah mengatakan bahwa cucunya baru saja berlari. Dia cuma mengatakan bahwa cucunya jatuh di pekarangan.

Hiperaktif

Savannah tak boleh makan permen karena sedang dalam perawatan dokter akibat gangguan hiperaktif dan masalah pencernaan. Tapi, kata Garrard, dia makan permen di bus sekolah sehari sebelumnya.

Garrard marah karena Savannah makan permen, "Tapi, dia lebih marah lagi karena dia berbohong," kata Reid.

Kamera pengawas di bus sekolah yang ditunjukkan kepada juri pengadilan menampakkan Garrard berbicara dengan pengemudi bus, Raenna Holmes, tentang Savannah yang makan permen tanpa membayar dari pelajar lain yang menjualnya.

"Dia akan lari sampai aku bilang berhenti," kata Garrard kepada Holmes.

Dalam persidangan Holmes mengaku melihat gadis itu mengambil kayu bakar di pekarangan, tapi tak melihat dia berlari. "Aku merasa separuh bertanggung jawab. Seharusnya aku membayar permen itu untuk dia," kata Holmes.

Jessica Mae Hardin, ibu tiri Savannah, juga akan diadili atas kasus kematian Savannah. Polisi mengatakan Jessica gagal mencegah ketika Garrard menghukum anak gadis itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kekerasan anak

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top