Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Misteri Lobi Politik Abraham Samad-PDIP: Ini Kesaksian Pemilik "Rumah Kaca"

Tudingan adanya lobi politik yang dilakukan Abraham Samad menjelang pilpres ditindaklanjuti polisi dengan pemanggilan pemilik "rumah kaca" lokasi pertemuan.
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 30 Januari 2015  |  17:15 WIB
Ketua KPK Abraham Samad - Antara
Ketua KPK Abraham Samad - Antara

Kabar24.com, JAKARTA -- Tudingan adanya lobi politik yang dilakukan Abraham Samad menjelang pilpres ditindaklanjuti polisi dengan pemanggilan pemilik "rumah kaca" lokasi pertemuan.

Saksi dugaan pertemuan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dan beberapa petinggi PDI-P, Supriansyah diperiksa penyidik Bareskrim Polri.

"Saya diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan dari pukul 10.00 pagi," kata Supriansyah, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/1/2015).

Ia merupakan pemilik unit apartemen "The Capital Residence", SCBD, Jakarta, tempat di mana pertemuan diduga diadakan.

Seperti dituliskan dalam blog media warga disebutkan adanya pertemuan Abraham Samad dengan kalangan politisi PDIP.  

Supriansyah atau yang disapa Anca ini mengaku telah mengenal Abraham sejak tahun 2000, karena keduanya merupakan aktivis antikorupsi dari Makassar.

Dikatakannya, sebelum para petinggi PDI-P datang, ia bertemu dengan Abraham terlebih dulu di unit apartemennya.

Abraham kemudian meminta izin agar diperbolehkan mengadakan pertemuan dengan beberapa rekannya di apartemen tersebut. Lalu Anca pun mengizinkan.

Selain Abraham, pihaknya mengatakan bahwa dalam pertemuan itu ada Hasto dan Tjahjo Kumolo. "Ada Abraham, Hasto, kalau tidak salah ada Tjahjo Kumolo juga," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa unit apartemennya digunakan untuk dua kali pertemuan. "Sekitar dua kali, antara Maret atau April. Pertemuan selanjutnya, saya tidak tahu," ucapnya.

Kendati demikian, pihaknya tidak mengetahui isi pertemuan tersebut.

Anca diperiksa sebagai saksi untuk menindaklanjuti adanya laporan sekelompok warga yang tergabung dalam KPK Watch Indonesia ke Bareskrim Polri, beberapa waktu lalu.

"KPK Watch melaporkan dugaan Ketua KPK pernah bertemu dengan sejumlah petinggi partai," kata Direktur Eksekutif M. Yusuf Sahide.

Pelaporan tersebut didasarkan pemberitaan di media massa mengenai Ketua KPK yang bersumber dari tulisan di Blog Kompasiana berjudul "Rumah Kaca Abraham Samad".

Artikel tersebut ditulis Sawito Kartowibowo.

Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa Samad pernah beberapa kali bertemu dengan petinggi parpol dan membahas beberapa isu, termasuk kasus politisi Emir Moeis yang tersandung perkara korupsi.

Menurut Yusuf, jika isi artikel tersebut benar maka Samad bisa diduga telah melakukan tindakan yang melanggar etika dan hukum sebagai pimpinan KPK.

"Hal ini tentu saja bisa mencederai KPK dan menggerus kepercayaan publik terhadap KPK," katanya.

Sebelumnya,Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa artikel berjudul "Rumah Kaca Abraham Samad" yang dilansir dalam Kompasiana sebagian besar benar adanya.

Dalam artikel itu diceritakan bahwa Samad telah bertemu dengan beberapa orang PDIP sebanyak enam kali, sebelum kontestasi Pilpres 2014 berlangsung.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abraham samad Hasto Kristiyanto

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top