Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKONOMI THAILAND: Output Industri Jatuh, Bank Sentral Didorong Pangkas Suku Bunga

Penurunan output industri dan ekspor Thailand kian menekan bank sentral untuk segera melonggarkan kebijakan moneter negara itu.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 28 Januari 2015  |  12:23 WIB
Bank of Thailand.  - bot
Bank of Thailand. - bot

Bisnis.com, BANGKOK - Penurunan output industri dan ekspor Thailand kian menekan bank sentral untuk segera melonggarkan kebijakan moneter negara itu.

Di sisi lain, Pemerintah Thailand beberapa bulan terakhir kerap mendesak pemangkasan suku bunga untuk menghindari Thailand dari ancaman deflasi.

Konsensus ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi output industri Negeri Gajah Putih akan kembali terkontraksi pada bulan ke-21, laju penurunan terpanjang sejak pemerintah mulai merilis statistik itu pada 2000. Adapun, data output industri akan dipublikasikan hari ini (29/1/2015).

“Jika output industri kian terkoreksi, ini merupakan panggilan bagi bank sentral untuk segera memangkas suku bunga. Apalagi inflasi Januari bergerak ke area negatif, ekspor lemah, dan baht Thailand konsisten terapresiasi,” ungkap ekonom Nomura Holdings, Euben Paracuelles di Bangkok, Rabu (28/1/2015).

Konsensus ekonom yang digalang Bloomberg merekomendasikan bank sentral memangkas suku bunga 25 basis poin menjadi 1,75%, mengingat belanja konsumen yang menjadi pendorong utama pertumbuhan masih lesu. Inflasi Januari negara itu berada di level 0,6%.

Beberapa waktu lalu Menteri Keuangan Thailand Sommai Phasee meminta bank sentral untuk menetapkan biaya pinjaman yang lebih rendah, merujuk pada negara-negara tetangga yang juga melonggarkan kebijakan moneter bulan ini.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

thailand bank sentral

Sumber : Bloomberg

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top