Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK VS POLRI: Ini Kata Oegroseno Untuk Mendinginkan Tensi Dua Lembaga

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mampu menjalin hubungan dan kerja sama yang sinergis dalam upaya pemberantasan korupsi.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 27 Januari 2015  |  19:37 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mampu menjalin hubungan dan kerja sama yang sinergis dalam upaya pemberantasan korupsi.

Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Oegroseno, mantan Wakapolri, mengatakan KPK dan Polri harus melanjutkan hubungan harmonis yang telah dibangun oleh pimpinan sebelumnya. Dengan begitu, upaya pemberantasan korupsi dapat dilakukan dengan lebih masif dan efektif.

“Wakapolri mendatangi KPK untuk ngobrol kan tidak apa-apa. Kepolisian dapat menanyakan apakah KPK kekurangan penyidik dalam menjalankan tugasnya atau tidak,” katanya di Kantor Sekretariat Negara, Selasa (27/1).

Oegroseno menuturkan Ketua KPK Abraham Samad pun sebenarnya pernah mendatangi Mabes Polri, saat Jenderal Polisi (Purn) Timur Pradopo menjabat sebagai Kapolri. Bahkan, pada 2012 kedua lembaga tersebut bersama Kejaksaan Agung menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait pemberantasan korupsi.

Menurutnya, semua pihak juga harus melindungi penyidik di seluruh institusi penegak hukum, agar dapat bekerja optimal mengusut kasus dugaan korupsi. Pasalnya, banyak tekanan yang datang kepada penyidik saat menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi.

“Walaupun pimpinannya sibuk, penyidik kan tetap melaksanakan tugasnya, dan mereka harus kita dukung secara positif,” ujarnya.

Anggota tim independen yang dibentuk Presiden Joko Widodo untuk menangani masalah itu menyebut bahwa etika hukum dan hukum acara pidana harus digunakan dalam menyelidiki kasus kejahatan. Dengan begitu, seluruh penegak hukum dapat menghindari aksi kriminalisasi yang kerap dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK vs Polri
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top