Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

100 HARI JOKOWI-JK: "...Masak 100 Hari Langsung Reshuffle..."

Wakil Presiden Jusuf Kalla menuturkan pemerintah belum berniat melakukan perombakan kabinet sebagai evaluasi kinerja pemerintahan yang menginjak hari ke-100.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 27 Januari 2015  |  17:42 WIB
Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno: Dinasihati tak gunakan kata-kata yang menyinggung. - Antara
Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno: Dinasihati tak gunakan kata-kata yang menyinggung. - Antara

Kabar24.com, JAKARTA---Wakil Presiden Jusuf Kalla menuturkan pemerintah belum berniat melakukan perombakan kabinet sebagai evaluasi kinerja pemerintahan yang menginjak hari ke-100.

Kalla menuturkan, evaluasi terhadap jajaran Kabinet Kerja dilakukan dengan intensif. Evaluasi menteri, katanya, tidak terkait dengan momentum tertentu.

"Tidak 100 hari, kapan pun dia selalu dievaluasi," kata JK di kantornya, Selasa (27/1/2015).

Wapres menilai terlalu dini untuk melakukan reshuffle kabinet saat roda pemerintahan baru menginjak hari ke-100.

"Belum. Masa 100 hari langsung reshuffle," imbuhnya.

Perombakan kabinet, kata JK, belum akan dilakukan kendati ada persepsi negatif dari masyarakat terhadap sejumlah menteri yang dinilai tidak cakap.

Salah satunya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan HAM Tedjo Edhy Purdijatno yang mendapat citra buruk lantaran menyebut pendukung KPK sebagai rakyat tidak jelas.

Terkait hal tersebut, JK mengatakan presiden telah memberikan nasihat kepada Menkopolhukam untuk menggunakan istilah-istilah yang tidak menyinggung masyarakat dan memicu konflik sosial.

"Yang tidak sesuai tentu jangan dipergunakan. Saya juga sudah memberikan pandangan ke Pak Tedjo untuk memakai istilah-istilah yang lebih sesuai lah," pungkasnya.

Salah satu dorongan untuk mereshuffle Menkopolhukam datang dari Koordinator Kontras Haris Azhar.

"Kalau dia menuduh kami tidak jelas, kami mau bilang dia yang tidak jelas. Menteri seperti itu harus di-reshuffle," kata Haris.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabinet Jokowi-JK 100 Hari Pemerintahan Jokowi-JK
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top