Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNN, Ulama Dan Guru Perangi Narkoba di Kota Batu

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu, Jawa Timur, menggandeng tak kurang 1.500 ulama dan guru ngaji di wilayahnya guna mencegah peredaran narkoba.
M. Sofi’I
M. Sofi’I - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  20:33 WIB
Brimob disiapkan sebagai eksekutor terpidana mati narkoba - Antara
Brimob disiapkan sebagai eksekutor terpidana mati narkoba - Antara

Bisnis.com, BATU - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu, Jawa Timur, menggandeng tak kurang 1.500 ulama dan guru ngaji di wilayahnya guna mencegah peredaran narkoba.

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan BNN Kota Batu Edi H.K. mengatakan ulama dan guru ngaji tersebut digandeng untuk menjadi kader anti narkoba di masyarakat.

“Kerja sama dengan ulama, guru ngaji dan kementerian agama (Kemenag) sangat penting karena melalui pembinaan secara intensif melalui pengajian dan dakwah akan lebih manjur dalam memerangi peredaran narkoba,” kata Edi, Kamis (22/1/2015).

Menurutnya peredaran narkoba saat ini tergolong serius bahkan anak-anak sekolah sudah banyak yang mengenal. Sehingga langkah-langkah pencegahan sangat penting dilakukan sejak dini.

Dicontohkan BNN pernah mengumpulkan 55 orang tua siswa di salah satu sekolah karena terbukti mengkonsumsi pil Double L. Ke-55 siswa tersebut mengonsumsi narkoba karena ketidaktahuannya.

“Kondisi tersebut cukup meresahkan karena mereka generasi muda harapan bangsa di masa depan.  Kami berharap kejadian yang bisa merusak generasi muda tidak terus berkembang,” jelas dia.

Upaya pencegahan terhadap narkoba juga dilakukan oleh kantor Kemenag Kota Batu salah satunya dengan mewajibkan pasangan yang hendak menikah untuk melakukan tes narkoba.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Kota Batu Moch. Rosyad mengatakan untuk dapat menikah di Kota Batu, calon pengantin harus dinyatakan bebas dari narkoba. "Kedua mempelai diwajibkan untuk mengikuti tes narkoba di kantor BNN Kota Batu,” ujarnya.

Langkah tersebut ditempuh sesuai kerja sama yang digelar antara Kemenag dengan BNN Kota Batu. Pasangan calon pengantin harus mengikuti tes narkoba terlebih dahulu merupakan komitmen Kemenag dalam rangka mencegah peredaran narkoba di Kota Batu.

Dengan begitu harapannya keluarga baru di Kota Batu akan menjadi keluarga yang bersih dari narkoba. Sehingga anak-anak yang lahir nantinya juga akan menjadi anak-anak yang sehat dan saleh.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkoba kota batu
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top