Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indofarma Bantah Komisarisnya Terjerat Kasus Penyalahgunaan Pajak

PT Indofarma Tbk. membantah pemberitaan yang menyebutkan salah satu komisarisnya menjadi tersangka kasus penyalahgunaan pajak senilai Rp1 miliar.
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  12:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Manajemen PT Indofarma Tbk membantah pemberitaan yang menyebutkan salah satu komisarisnya menjadi tersangka kasus penyalahgunaan pajak senilai Rp1 miliar.

Sekretaris Perusahaan Indofarma, Yasser Arafat mengatakan ada oknum yang tidak bertanggungjawab telah mencatut jabatan komisaris Indofarma.

Dia menegaskan ama Ariandi, tersangka yang dikabarkan menjabat sebagai komisaris Indofarma, tidak tercatat menduduki jabatan tersebut.

“Ini sudah jelas-jelas dicatut. Tidak ada nama Ariandi sebagai komisaris kami,” katanya.

Yasser menjelaskan saat ini komisaris Indofarma (INAF) terdiri dari tiga orang yakni Akmal Taher (Kementerian Kesehatan/komisaris utama), Rina Moreta (Kementerian BUMN/komisaris), Fajar Rahmat Zulkarnaen (komisaris independen).

Dalam pemberitaan salah satu media online, Ariandi yang disebut sebagai komisaris Indofarma ditetapkan sebagai tersangka akibat menyalahgunakan nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan nomor pengusaha kena pajak (NPKP). Ariandi yang ditahan oleh Kejaksaaan Tinggi Jawa Tengah, kini meringkuk di rumah tahanan Surakarta.

Saham Indofarma pada perdagangan Rabu (21/1/2015) ditutup merosot 20 poin atau 6,33% ke level Rp296. Ini merupakan penurunan harian terbesar sejak 16 Desember 2014.

 
Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indofarma inaf
Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top