Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Praperadilan Ke KPK Oleh Budi Gunawan & LP3HI Salah Alamat

Gugatan praperadilan yang dilayangkan pihak kepolisian serta Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) terhadap KPK, terkait penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka, dinilai telah salah alamat.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 21 Januari 2015  |  21:02 WIB
 Calon Kapolri Komisaris Jenderal Pol. Budi Gunawan menunjukan surat dari Bareskrim Polri saat mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, (14/1/2015). - Antara/M Agung Rajasa
Calon Kapolri Komisaris Jenderal Pol. Budi Gunawan menunjukan surat dari Bareskrim Polri saat mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, (14/1/2015). - Antara/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA-- Gugatan praperadilan yang dilayangkan pihak kepolisian serta Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) terhadap KPK, terkait penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka, dinilai telah salah alamat.

Menurut Wakil Ketua KPK, Zulkarnain pengajuan praperadilan dapat dilakukan jika aparat penegak hukum melakukan salah tangkap atau salah tahan terhadap seorang tersangka.

"Praperadilan itu untuk salah tangkap atau salah tahan. Kalau misalnya di dalam penyelidikan ada salah tangkap atau salah tahan itulah praperadilan namanya," tutur Zulkarnain saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (21/1/2015).

Bambang menegaskan penetapan seseorang untuk menjadi tersangka KPK, bukanlah ‎domain praperadilan sehingga, tidak ada aturan dalam hukum yang menyebutkan bahwa penetapan seseorang menjadi tersangka harus di gugat secara praperadilan.

"Praperadilan sesungguhnya sesuai hukum acara penetapan orang menjadi tersangka di penyidikan itu bukan domain praperadilan," tukas Zulkarnain.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk komjen budi gunawan
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top