Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ICAL VS AGUNG LAKSONO: Berebut Ketum Golkar, Islah Tak Mulus

Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) pesimistis perundingan islah yang akan membahas penyatuan personel dengan kubu Agung Laksono akan berjalan secara mulus.
Ashari Purwo Adi N
Ashari Purwo Adi N - Bisnis.com 21 Januari 2015  |  17:53 WIB
Ketua Umum Golkar versi munas Bali Aburizal Bakrie (tengah) didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham (kedua kiri), Ketua FP Golkar DPR Ade Komaruddin (kiri), serta politisi Golkar Fadel Muhammad (kanan) saat menghadiri rapat Fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/1). - Antara
Ketua Umum Golkar versi munas Bali Aburizal Bakrie (tengah) didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham (kedua kiri), Ketua FP Golkar DPR Ade Komaruddin (kiri), serta politisi Golkar Fadel Muhammad (kanan) saat menghadiri rapat Fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/1). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA— Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) pesimistis perundingan islah yang akan membahas penyatuan personel dengan kubu Agung Laksono akan berjalan secara mulus.

MS Hidayat, ketua juru runding kubu Ical, mengatakan dalam perundingan yang semula dijadwalkan Rabu (21/1/2015), terpaksa diundur Kamis (22/1/2015) , tidak akan membahas lagi masalah penyatuan visi dan misi Golkar dari masing-masing kubu.

"Mungkin, kami akan langsung membahas penyatuan personnel," katanya saat dihubungi, Rabu (21/1/2015).

Menurutnya, penyatuan personel itu akan menempuh jalan panjang. Selain Agung dan Ical yang masih sama-sama kukuh untuk menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar, ada ratusan kader yang jabatannya akan dipertaruhkan.

Saat ini, jelasnya, sesuai dengan hasil Munas IX Golkar Bali yang digelar Ical cs menghasilkan 300 struktur kepengurusan. Adapun Munas IX Golkar Jakarta menghasilkan 258 struktur kepengurusan.

"Jadi tidak akan mudah. Mungkin, untuk jabatan ketua umum, kami tunggu putusan pengadilan saja karena untuk jabatan ketua umum hanya bisa diisi satu orang saja."

Kesepakatan

Hingga saat ini, papar Hidayat, belum ada kesepakatan pembicaraan mendalam perihal ketua umum dengan kubu Agung. Meski demikian, Hidayat mengaku sempat berbicara dengan Agung perihal kabar yang menyatakan Agung mau mengalah dengan Ical, jika Golkar menyatakan keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP).

"Namun jelas, Agung menampik deal itu. Jadi, untuk jabatan ketua umum, baik Agung maupun Ical masih kukuh memegang prinsip masing-masing. Kita tidak bisa mengubah pendapat mereka. Juru runding akan melakukan semampunya," kata mantan Menteri Perindustrian Kabinet Indonesia Bersatu itu.

Hal senada diungkap oleh Zainuddin Amali, Sekretaris Jenderal kubu Agung.

"Hal yang paling sulit dalam penyatuan personnel itu adalah menentukan siapa ketua umumnya," kata politikus Golkar yang pernah dipecat Ical itu.

Meski demikian, baik Hidayat maupun Amali yakin bahwa islah Golkar akan segera tercapai dengan sejumlah kesepakatan. (Kabar24.com)

BACA JUGA:

6 Buah & Sayur Cegah Kanker, Diabetes dan Penyakit Jantung

Profesor Ini Sebut Kopi Putih Sebabkan Kanker

Penikmat Kopi, Ini Bukti Kopi Instan Bikin Hipertensi

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Munaslub Golkar
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top