Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inilah Nenek Moyang Boneka Modern

Siapa yang tak menyukai boneka? Berbagai macam karakter boneka sekarang mudah Anda miliki asal memiliki sedikit uang.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 15 Desember 2014  |  09:25 WIB
Boneka goni/Bisnis.com - Leo Dwi Jatmiko
Boneka goni/Bisnis.com - Leo Dwi Jatmiko

Bisnis.com, JAKARTA— Siapa yang tak menyukai boneka? Berbagai macam karakter boneka sekarang mudah Anda miliki asal memiliki sedikit uang.

Harga dan kualitas yang penjual tawarkan pun berbeda-beda, tergantung bahan yang digunakan. Tapi, tahukah Anda, ternyata Indonesia adalah negara tempat awal mulanya boneka. Setidaknya begitulah yang dikatakan oleh Hermanto, salah seorang penjual boneka goni asal Cikampek.

Saat diwawabcara dik awasan Kota Tua, Jakarta Pusat, Minggu (14/12/2014), Hermanto yang telah berjualan boneka goni lebih dari 20 tahun mengatakan bahwa boneka yang dia jual sudah ada sebelum boneka- boneka katun jahitan ada di Indonesia.

"Boneka karung goni ini kesenian dari Cikampek dan perlu dilestarikan. Sebelum ada boneka- boneka jahitan, boneka ini sudah ada terlebih dahulu,” katanya.

"Jadi dengan alasan itu bisa dibilang boneka rusa yang berbahan dasar karung goni dan aci ( sagu yang diolah menjadi lem) ini sebagai nenek moyangnya boneka. Dari zaman Belanda udah ada nih," kata Hermanto dengan semangat.

Pria 41 tahun ini menerankan bahwa boneka goni yang dia bawa berasal dari daerah asalnya, Cikampek. Tidak banyak orang yang dapat membuat boneka seperti itu.

"Boneka rusa yang ada ini langsung dibawa dari Cikampek. Ini buatan keluarga, di Cikampek gak banyak orang yang bisa buat boneka ini."

Baju Goni

Selintas  mungkin kita melihat tidak ada yang spesial dari boneka goni ini, namun jika kita teliti lebih dalam, ternyata boneka yang berbahan dasar karung goni itu hanya dapat dibuat jika musim kemarau.

"Bahan dasarnya  dari karung goni. Jadi tidak mudah untuk membuat si nenek moyang boneka, disebabkan bahan goni sulit dibentuk. Selain itu boneka ini hanya dapat dibuat kalau cuaca lagi gersang,” jelas Hermanto.

Dikatakan, jika bahan goni tak kering sempurna, tak bisa menggunakan kipas angin. Itulah alasan mengapa sinar matahari di musim kemarau amat membantu produksi boneka goni Cikampek ini.

“Jika memakai kipas, bagian dalamnya akan tetap basah sehingga kualitas dan keaweatan si boneka kurang bagus."

Hermanto menambahkan, dirinya menjual harga satu boneka Rp35 ribu, dan pembuatan boneka goni itu dipicu dengan gaya berbusana orang Indonesia yang tak lagi menggunakan goni seperti di masa penjajahan Belanda. (Bisnis.com)

BACA JUGA:

Bulan Ini, Ahok Banyak Stafkan Pejabat DKI

AHOK Minta ICW Periksa Gaya Hidup Pejabat DKI

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

usaha boneka

Sumber : Bisnis.com

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top