Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Astaga, Cacing Parasit Hidup di Kaki Pria Ini Selama Bertahun-tahun

Seekor cacing parasit raksasa hidup dalam kaki seorang pria selama bertahun-tahun yang membuatnya mengalami abses yang berkepanjangan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 15 Desember 2014  |  08:15 WIB
Cacing parasit - mirror
Cacing parasit - mirror

Bisnis.com, MELBOURNE—Seekor cacing parasit raksasa hidup dalam kaki seorang pria selama bertahun-tahun yang membuatnya mengalami abses yang berkepanjangan.

Hal tersebut, baru terkuak ketika pria tersebut mengunjungi dokter di rumah sakit untuk mengobati bengkak di kakinya itu. Tim dokter di RS Melbourne Australia menemukan cacing parasit dengan ukuran yang cukup besar hidup di kaki pria tersebut. Meski demikian cacing itu telah mati.

Adapun cacing parasit yang tumbuh adalah jenis cacing Afrika. Meskipun tidak menular, cacing memiliki trik unik untuk menyebarkan bakteri dalam tubuh. Awalnya larva parasit masuk ke dalam perut dan menuju kaki yang menyebabkan infeksi.

Penyakit infeksi ahli Dr Jonathan Darby menjelaskan umumnya cacing berawal dari air yang diminum yang sudah terjangkit larva cacing.

Dia menjelaskan jenis cacing tersebut biasanya ditemukan di Sudan Selatan, Ethiopia, Ghana, dan Chad. Dan dokter di Rumah Sakit St Vincent di Melbourne percaya cacing itu sudah dalam dirinya selama bertahun-tahun.

"Proses pengembangbiakan cacing ini bisa tahunan. Mereka hidup selama bertahun-tahun atau mati, turun ke bagian tubuh lainnya, kemudian menyebabkan masalah di daerah seperti kaki yang diderita pasien tersebut,” kata Dr Darby Sydney Morning Herald.

Si korban sendiri baru saja pindah dari Sudan ke Australia empat tahun yang lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

oh dunia bakteri cacing laut

Sumber : Mirror

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top