Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

EKONOMI BRASIL: Defisit Perdagangan US$1,18 Miliar, Terburuk dalam 16 Tahun

Brasil mencatat defisit perdagangan US$1,18 miliar pada Oktober, menjadi defisit bulanan kedua berturut-turut. Angka defisit Oktober ini juga menjadi yang terburuk dalam 16 tahun ketika ekonomi terbesar di Amerika Latin itu menghadapi pertumbuhan hampir nol pada tahun ini.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 04 November 2014  |  07:35 WIB
EKONOMI BRASIL: Defisit Perdagangan US$1,18 Miliar, Terburuk dalam 16 Tahun
Presiden Brasil Dilma Rousseff (kiri). - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Brasil mencatat defisit perdagangan US$1,18 miliar pada Oktober, menjadi defisit bulanan kedua berturut-turut.

Angka defisit Oktober ini juga menjadi yang terburuk dalam 16 tahun ketika ekonomi terbesar di Amerika Latin itu menghadapi pertumbuhan hampir nol pada tahun ini.

Data resmi pemerintah pada Senin (3/11/2014) waktu setempat menunjukkan kerugian itu merupakan lanjutan dari defisit September US$939 juta.

Menteri Perdagangan Brasil Daniel Godinho mengatakan angka defisit itu sebagian besar karena penurunan 40% pada harga bijih besi dan melesunya penjualan mobil, terutama di Argentina.

Tahun lalu, ekonomi terbesar ketujuh di dunia itu mencatat surplus keseluruhan US$2,56 miliar-- kinerja terburuk dalam 13 tahun terakhir.

Ekspor ke Argentina yang menjadi pasar ekspor terbesar ketiga Brasil setelah China dan Amerika Serikat, merosot 26,8% pada Januari sampai Oktober, sebagian besar karena penurunan dalam penjualan mobil.

Sementara itu, ekspor ke China dan Uni Eropa turun masing-masing 6,8% dan 10,4% selama periode tersebut, tetapi naik 8,3% ke pasar AS.

Impor dari Argentina turun 5,9%, dari Uni Eropa naik sebesar 6,2%, impor AS naik sebesar 1,9%--tetapi impor China naik 0,5%.

Brasil telah mengalami empat tahun perlambatan pertumbuhan setelah beberapa tahun mencatat pertumbuhan yang tinggi sebelumnya mencapai puncaknya pada 2010 ketika PDB naik 7,5%, karena tingginya permintaan China untuk komoditas-komoditas yang sejak lama telah jatuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brasil Ekonomi Brasil

Sumber : Antara

Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top