Tagih Komitmen Presiden Jokowi, Buruh Demo 4 November & 10 November

Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menagih komitmen Presiden RI Joko Widodo dengan menggelar demo nasional bersama serikat buruh lainnya di beberapa tempat DKI Jakarta, 4 November dan 10 November.
News Editor | 02 November 2014 09:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menagih komitmen Presiden RI Joko Widodo dengan menggelar demo nasional bersama serikat buruh lainnya di beberapa tempat DKI Jakarta, 4 November dan 10 November.

"Kemungkinan aksi dilakukan di depan Istana Merdeka untuk menagih janji Presiden Jokowi atas komitmennya terkait tiga pilar kesejahteraan buruh berupa penghidupan layak, pekerjaan layak, dan upah layak," kata Presiden KSBSI, Mudhofir.

Sebelumnya, buruh telah mengajukan tuntutan kepada Plt. Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahja Purnama (Ahok) untuk menaikkan UMP DKI Jakarta sebesar Rp3.200.000 per bulan.

Jika tuntutan itu tidak dipenuhi, dia menegaskan KSBSI bersama elemen buruh lainnya akan melakukan tahapan aksi-aksi.

Mudhofir mengemukakan dalam memperjuangan tuntutan itu, pihaknya akan gencar melakukan konsolidasi bersama dua konfederasi buruh besar lainnya, KSPI dan KSPSI, untuk menyamakan persepsi dengan menggelar aksi mogok nasional.

"Prinsip kami jika untuk kepentingan bersama, tidak menutup kemungkinan akan bersama-sama lagi dan akan satu suara melakukan mogok nasional".

Dia menyebutkan tahapan aksi buruh pada tanggal 4 November, yakni mendatangi tiga titik sasaran, yaitu Kantor Gubernur DKI Jakarta, DPRD Jakarta, dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DKI Jakarta.

Pada 10 November, para buruh akan menyambangi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. (ant/yus)

Tag : jokowi, demo buruh
Editor : Yusran Yunus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top