Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Eskpor Kalbar: Kayu dan Karet Beri Sumbangan Terbesar

Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat mencatatkan komoditi karet dan kayu menjadi penyumbang nilai ekspor terbesar daerah ini.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 06 Oktober 2014  |  23:59 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PONTIANAK -- Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat mencatatkan komoditi karet dan kayu menjadi penyumbang nilai ekspor terbesar daerah ini.

Sumbangan ekspor karet dan kayu mencapai sebesar 84,66% dari delapan komoditas lainnya pada semester I pada 2014.

Kepala BPS Kalbar Badar mengatakan kedua produk serta turunannya tersebut berkontribusi untuk pemasukan kas daerah senilai US$329 juta.

Nilai itu mengalami penurunan 73,8% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya mencapai US$446 juta.

"Sumbangan ekspor karet terhadap ekspor Kalbar baru mencapai US$232,66 juta periode Januari-Juli 2014 dengan sumbangan ekspor secara keseluruhan sebesar 48,76%," kata Badar kepada Bisnis, Minggu (5/10) kemarin.

Menurutnya, produk karet dan turunannya dalam beberapa tahun belakangan merupakan penyumbang ekspor terbesar bagi daerah yang berada di garis khatulistiwa ini.

Kontribusi produk karet dan turunannya untuk ekspor pernah mengalami peningkatan dari US$230,49 juta pada 2009 menjadi US$313,50 juta pada 2010 dan mencapai puncaknya senilai US$966 juta pada 2011.

Dari ekspor kayu dan produk turunannya, kata Badar, mengalami penurunan dari US$199,57 juta menjadi US$178 juta selama dua dasawarsa atau periode 2012-2013.

Sebelumnya ekspor kayu serta turunnya mengalami peningkatan dari angka US$138 juta menjadi US$210 juta pada 2009-2011.

"Ekspor kayu sampai dengan Januari-Juli pada 2014 senilai US$96 juta yang menyumbang 35,90% meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 12,15%," ujarnya.

Adapun delapan komoditas dan produk ekspor lainnya adalah kapal laut dan bangunan terapung, ampas atau sisa industri makanan, buah-buahan, perabot dan penerangan rumah, biji-bijian berminyak, tembakau, serat tekstil dan barang kertas dan berbagai produk kimia.

Badar menyatakan produk ekspor Kalbar masih ditujukan untuk tiga negara yaitu Jepang, Korea Selatan dan China dan sejumlah negara asia lainnya dengan nilai US$398 juta pada Januari-Juli 2014 yang mengalami penurunan 49,97% atau senilai US$796 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalbar
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top