Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KOALISI INDONESIA HEBAT: Ada Ketidakyakinan

Alasan partai koalisi pendukung Jokowi-JK menawarkan unsur DPD menjadi ketua MPR dengan cara mufakat disinyalir karena tidak yakin dapat berhasil jika mengajukan paket sendiri.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 05 Oktober 2014  |  20:01 WIB
KOALISI INDONESIA HEBAT: Ada Ketidakyakinan
Presiden terpilih Joko Widodo (kanan) bersama (kanan-kiri), Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mengangkat tangan saat pendeklarasian Capres Jokowi di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, belum lama ini. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Alasan partai koalisi pendukung Jokowi-JK menawarkan unsur DPD menjadi ketua MPR dengan cara mufakat disinyalir karena tidak yakin dapat berhasil jika mengajukan paket sendiri.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa mufakat diharapkan ada diskusi terbuka dengan Koalisi Merah Putih. "Biar terbuka, diskusi. Kalau kita ngajukan sendiri ya buntu," katanya seusai pertemuan di Kediaman Megawati Soekarnoputri Menteng Jakarta, Minggu (5/10/2014).

Cak Imin menambahkan, setelah berkomunikasi dengan Koalisi Merah Putih, pihaknya memiliki banyak formula susunan pimpinan MPR. Yakni Ketua MPR dijabat unsur DPD dan wakil ketuanya berasal dari Gerindra, Demokrat, PDI Perjuangan dan PKB.

Adapun konsekuensi dengan cara mufakat, Ketua MPR unsur DPD kemungkinan berasal dari KMP. Cak Imin tidak mempersoalkan hal itu yang penting keputusan diambil melalui musyawarah mufakat.  "Tidak ada masalah. Yang penting musyawarah mufakat," katanya.

Sejauh ini belum ada nama calon yang dipegang oleh KIH. Tim yang dibentuk akan melakukan simulasi untuk mencari formula tokoh baik dari partai maupun dari DPD yang bisa diterima oleh semua pihak.

"Tentu karena keinginan kita mengedepankan musyawarah, malam ini sampai besok semua diajak bicara," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

muhaimin iskandar
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top