Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mantan Presdir PT IM2 Dieksekusi Kejaksaan

Mantan Presiden Direktur PT Indosat Mega Media (IM2), Indar Atmanto telah dieksekusi oleh tim eksekutor dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan hari ini (16/9/2014) di kantornya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 16 September 2014  |  20:33 WIB
Mantan Presdir PT IM2 Dieksekusi Kejaksaan
Bagikan
‎Bisnis.com, JAKARTA-- Mantan Presiden Direktur PT Indosat Mega Media (IM2), Indar Atmanto telah dieksekusi oleh tim eksekutor dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan hari ini (16/9/2014) di kantornya.
 
Seperti diketahui, Indar telah ditetapkan sebagai terpidana dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan jaringan frekuensi 3G yang diduga telah merugikan negara sebesar Rp1,3 triliun.
 
Indar Atmanto adalah tersangka pertama dalam perkara tersebut yang telah diajukan ke Pengadilan dan divonis selama 4 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor. Kemudian, hukumannya diperberat menjadi 6 tahun penjara di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan terakhir Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan hukuman penjara selama 8 tahun.
 
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Tony Tribagus Spontana menegaskan setelah pihak Kejaksaan mengeksekusi Indar, berikutnya Kejaksaan akan melimpahkan perkara 4 tersangka lainnya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
 
Tersangka lain dalam dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan jaringan 3G tersebut yakni Jhonny Swandi Sjam, Harry Sasongko dan dua korporasi lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni PT Indosat Tbk dan PT IM2 tbk.
 
"Berikutnya perkara 4 tersangka lainnya akan segera dilimpahkan ke Pengadilan," tutur Tony kepada Bisnis di Jakarta, Selasa (16/9).
 
Kini ‎yang tersisa tinggal 4 orang tersangka dalam perkara yang telah merugikan negara sebesar Rp1,3 triliun tersebut. Kendati telah ditetapkan sebagai tersangka, keempatnya sampai saat ini masih belum ditahan oleh pihak Kejaksaan Agung.
 
"Diusahakan secepatnya. Bila semua proses administrasi selesai," tukas Tony.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi indosat
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top