Isuzu MU-X, Pasar Jawa Tengah Dinilai Cerah

PT Astra Internasional Tbk-Isuzu Semarang menyakini kehadiran mobil di segmen high sport utility vehicle (high SUV) yakni MU-X direspon pasar secara baik di wilayah ini.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 19 Agustus 2014  |  19:20 WIB
Isuzu MU-X, Pasar Jawa Tengah Dinilai Cerah
Isuzu MU-X, pesaing utama Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner - Drive.com

Bisnis.com, SEMARANG—PT Astra Internasional Tbk-Isuzu Semarang menyakini kehadiran mobil di segmen high sport utility vehicle (high SUV) yakni MU-X direspon pasar secara baik di wilayah ini.

Terbukti sampai saat ini, dari 10 unit mobil yang mengincar pasar premium ini sudah laku terjual dengan pre order jauh hari sebelumnya.

Supervisor Isuzu Semarang Eko Wijiyono mengatakan produk yang di-launching pekan ini telah memiliki market khusus atau pembeli yang fanatik terhadap merek Isuzu. Oleh karena itu, pihaknya tidak mengkhawatirkan dengan adanya produk serupa dari merek pesaing yang lebih dulu beredar di pasaran.

“Buktinya, mobil belum di launching sudah habis terjual. Ini membuktikan customer tidak peduli dengan bentuknya seperti apa, mereka hanya mengetahui spesifikasi mesin dan harga. Kalau di Semarang, launching baru dilakukan Rabu (20/8),” papar Eko saat ditemui Bisnis, Selasa (19/8/2014).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Eko bahwa produksi awal secara nasional mobil berkapasitas mesin 2.500 cc ini hanya terbatas atau 150 unit mobil hingga akhir tahun ini. Dari keseluruhan tersebut, masing-masing wilayah mendapatkan distribusi mobil dengan unit terbatas.

Pihaknya juga belum bisa menjamin ketersedian mobil itu untuk display di sejumlah dealer di Kota Semarang. Pasalnya, semua distribusi mobil ke dealer menjadi kewenangan dari manajemen Isuzu pusat.

“Untuk Semarang dijatah 10 unit, sekarang sudah terjual semua melalui pre order. Kami tidak tahu apakah pusat akan menambah lagi atau tidak,” ujarnya.

Sales Supervisor Oktavianus Nugroho Widijanto mengatakan MU-X hadir di Indonesia dengan spesialisasi automatic. Menurutnya, mobil bermesin diesel tersebut didatangkan dari luar negeri atau yang dikenal dengan istilah build up.

Dia mengakui pasar mobil dengan transmisi automatic banyak digemari oleh semua kalangan. Pasalnya, saat ini sejumlah konsumen mengingingkan mobil tanpa transmisi manual karena kondisi macet di beberapa kota metropolitan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
isuzu

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top