Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KOTA BATU Dituntut Selesaikan Piutang Rp54,3 Miliar

Pemkot Batu, Jawa Timur melalui dinas pendapatan daerah (dispenda) setempat dituntut untuk segera menyelesaikan piutang daerah Rp54,3 miliar.
M. Sofi’I
M. Sofi’I - Bisnis.com 18 Agustus 2014  |  15:56 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, BATU - Pemkot Batu, Jawa Timur melalui dinas pendapatan daerah (dispenda) setempat dituntut untuk segera menyelesaikan piutang daerah Rp54,3 miliar.

Kepala Inspektorat Kota Batu Susetya Herawan mengatakan piutang tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) RI atas penggunaan APBD Kota Batu 2013.

“Piutang daerah tersebut di antaranya meliputi sejumlah pos terdiri dari pajak daerah sebesar Rp41,6 miliar, retribusi daerah  Rp814 juta, dana bagi hasil Rp8,464 miliar serta piutang lainnya yang mencapai Rp3,485 miliar,” kata Susetya, Senin (18/8/2014).

Menurutnya, dispenda selaku pengumpul pendapatan asli daerah (PAD) wajib melakukan penagihan sesuai peraturan yang berlaku sesuai dengan rekomendasi LHP BPK RI.

Setiap semester, BPK akan memerika laporan keuangan Pemkot Batu dan memeriksa rekomendasi LHP BPK. Kalau tidak ada tindak lanjut atau upaya penyelesaian dari dispenda, maka catatan BPK akan muncul lagi pada 2015.

“Sesuai Perda Kota Batu tentang pajak dan retribusi daerah, piutang daerah tidak bisa dihapuskan, namun bisa dikurangi,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kota batu
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top