Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polri Tak Masalahkan Jenderal Senior Masuk Kabinet Jokowi-JK

Kepolisian Negara Republik Indonesia tidak mempermasalahkan jika jenderal seniornya bergabung dalam kabinet kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Dimas Novita Sari
Dimas Novita Sari - Bisnis.com 18 Agustus 2014  |  13:49 WIB
Kapolri dan jenderal senior - Antara
Kapolri dan jenderal senior - Antara

Bisnis.com, JAKARTA-- Kepolisian Negara Republik Indonesia tidak mempermasalahkan jika jenderal seniornya bergabung dalam kabinet kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F. Sompie mengatakan jika jajaran Polri masuk ke dalam sebuah kabinet, tentunya akan ada prosedur yang akan dilalui.

Hal itu, lanjutnya, sama saja dengan jika Polri menjadi gubernur, bupati, ataupun pejabat lainnya.

"Boleh-boleh saja, sekarang masalahnya apa [jika gabung dalam kabinet]," katanya, Senin (18/8/2014).

Lebih lanjut Ronny menyampaikan, masuknya perwira Polri ke dalam sebuah kabinet, tentunya akan melalui izin dari Kapolri.

 "Kalau ada permintaan pasti melalui Kapolri. Pimpinan Polri yang menentukan sepeti apa," jelasnya.

Sebelumnya, Indonesia Police Watch mengungkapkan tiga jenderal senior Polri berpotensi masuk dalam kabinet kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane mengatakan ketiga jenderal senior yang dicalonkan tersebut merupakan jenderal yang masih aktif dan juga sudah pensiun.

Adapun dua dari posisi tersebut ialah Menko Polhukam dan Mensesneg.

"Ada upaya memasukkan tiga jenderal senior Polri ke dalam Kabinet Presiden Jokowi karena kalangan kepolisian merasa punya peranan besar dalam 'mengawinkan' pasangan Jokowi-JK sebelum Pilpres 2014 berlangsung," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (18/8/2014).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabinet Jokowi-JK
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top