Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Australia Kirimkan Tim Tak Bersenjata ke Ukraina

Pasukan non-militer Australia akan bergabung dengan tim yang dipimpin Belanda untuk terbang ke lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 di Ukraina.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 27 Juli 2014  |  16:21 WIB
Puing Pesawat Malaysia MH/17
Puing Pesawat Malaysia MH/17

Bisnis.com, MELBOURNE—Pasukan non-militer Australia akan bergabung dengan tim yang dipimpin Belanda untuk terbang ke lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 di Ukraina.

Perdana Menteri Australia Tony Abbot mengatakan sekuitar 49 personil dikerahkan, termasuk 11 polisi dari Australia yang bertugas mencari bukti dan mayat korban.

Insiden jatuhnya MAS itu menewaskan semua penumpangnya yaitu 298 penumpang dan kru, termasuk 27 warga Negara Australia dan 194 warga negara Belanda.

“Ini adalah misi yang sangat berisiko, tidak perlu ada perdebatan tentang itu. Prioritas kami adalah mencari dan memulangkan jenazah. Kami akan tinggal selama mungkin untuk melakukan tugas ini,” tekan Abbot di Canberra, Minggu (27/7).

Pemerintah Belanda sendiri mengirimkan 40 polisi tak bersenjatan ke lokasi jatuhnya pesawat untuk membantu proses identifikasi jenazah dan mengumpulkan bukti.

Selain itu, berdasarkan rekaman penerbangan, pesawat nahas itu terlihat dibombardir beberapa kali tembakan saat melintasi wilayah Ukraina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia airlines

Sumber : Bloomberg

Editor : Gajah Kusumo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top