Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

KLH Dorong Riset Perubahan Iklim

Indonesia telah mempergunakan laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) sebagai referensi menyusun kebijakan iklim, kajian adaptasi dan kerentanan inventarisasi emisi gas rumah kaca dan aksi mitigasinya.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 13 Juli 2014  |  21:05 WIB
KLH Dorong Riset Perubahan Iklim
Ilustrasi - library.sbbc.edu
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup mendorong penelitian mengenai perubahan iklim.

Dari rilis yang diterima Bisnis, Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mengatakan Indonesia telah mempergunakan laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) sebagai referensi menyusun kebijakan iklim, kajian adaptasi dan kerentanan inventarisasi emisi gas rumah kaca dan aksi mitigasinya.

“Beberapa ahli perubahan iklim Indonesia di tahun 2013 juga terlibat dalam penyusunan masukan terhadap IPCC panduan 2006 terkait dengan inventarisasi gas rumah kaca nasional yang merupakan ciri khas Indonesia sebagai negara mempunyai lahan gambut terluas di dunia,” kata Balthasar, Jumat lalu.

Pada kegiatan The 5th Assessment Report Outreach Event itu, IPCC Working Group III telah melaporkan bahwa emisi GRK antara tahun 2000-2010, adalah yang tertinggi pada 3 dekade terakhir.

Di tahun 2000-2010, emisi GRK sebesar 2,2% per tahun. Perubahan iklim akan memberikan dampak terburuk bagi permukiman, spesies dan ekosistem, kesehatan manusia, produksi pangan dan pada aspek lainnya.

IPCC-Indonesia sebagai forum ilmiah bagi peneliti dan praktisi dalam melakukan penanganan perubahan iklim dan dampaknya, menganggap perlu diintegrasikannya hasil kajian ilmiah terkait perubahan iklim ke dalam penentuan kebijakan di lingkup nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perubahan iklim
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top