Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siprus Targetkan Ekonomi Hanya Terkoreksi 4%

Pemerintah optimistis ekonomi Siprus terkontraksi di bawah estimasi kelompok pemberi dana talangan yang dikenal dengan Troika yaitu 4,2%.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 26 Juni 2014  |  18:02 WIB

Bisnis.com, NIKOSIA—Pemerintah optimistis ekonomi Siprus terkontraksi di bawah estimasi kelompok pemberi dana talangan yang dikenal dengan Troika yaitu 4,2%.

Gubernur bank sentral Siprus Chrystalla Georghadji mengatakan produk domestik bruto (PDB) terkontraksi 4,1% pada kuartal I/2014, lebih baik dari kuartal sebelumnya yang tertekan hingga 5%.

Sebelumnya, troika yang terdiri dari European Commission (EU), International Monetary Foundation (IMF), dan European Central Bank (ECB) setuju untuk mengguyur pinjaman jangka panjang senilai 10 miliar euro di tengah resesi keuangan yang dilanda sebagian besar negara di Eropa, termasuk Siprus.

Merespon pemulihan ekonomi Siprus yang mulai berjalan, grup troika merevisi turun ekonomi Siprus menjadi terkoreksi 4,2% dari 4,8%.  

“Berdasarkan data itu, maka kami menilai proyeksi troika tersebut sangat pesimistis pada tahun ini. Kami memperkirakan ekonomi terkoreksi 4%, jauh di bawah proyeksi troika,” katanya di Nikosia, Rabu (25/6/2014).  

Sejak troika meggelontor dana talangan ke Siprus pada Maret 2013, ekonomi Siprus membuktikan pemulihannya, lebih cepat daripada ekspektasi berbagai kalangan. Sebagai buktinya, Siprus kembali ke pasar keuangan dengan menjual obligasi 5 tahun senilai 750 juta euro dengan bunga 4,8%.

Lebih lanjut, Georghadji tengah berupaya untuk meningkatkan modal perbankan menjelang uji penilaian yang akan diadakan oleh ECB pada tahun ini.“ Permasalahan modal merupakan langkah strategis untuk menghadapi stress test ECB mendatang,” tambahnya.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

siprus bailoutsiprus

Sumber : Reuters

Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top