Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLATFORM PARPOL: Ini Konsep Ekonomi PDIP

Dewan Pimpinan Pusat PDIP merilis platform ekonomi guna mewujudkan kemakmuran rakyat seperti amanat Pasal 33 UUD 1945. Dalam konsep itu disebutkan bahwa Indonesia tidak boleh kehilangan kedaulatan di berbagai bidang ekonomi, politik, dan teknologi.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 29 April 2014  |  12:22 WIB
Megawati Soekarnoputri saat kampanye PDIP  - bisnis.com
Megawati Soekarnoputri saat kampanye PDIP - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Seperti apa konsep ekonomi yang ditawarkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kalau berkuasa nantinya?

Untuk menjawab pertanyaan publik tersebut, Dewan Pimpinan Pusat PDIP merilis platform ekonomi guna mewujudkan kemakmuran rakyat seperti amanat Pasal 33 UUD 1945.

Dalam konsep itu disebutkan bahwa Indonesia tidak boleh kehilangan kedaulatan di berbagai bidang: ekonomi, politik, dan teknologi.

“Perekonomian didikte asing, pangan tergantung pasokan luar negeri, dan energi dipermainkan para penguras sumber daya alam,” menurut siaran pers partai tersebut sebagaimana dikutip, Selasa (29/4/2014). Disebutkan bahwa bila penguasaan asing diteruskan maka Indonesia akan kehilangan martabat sebagai bangsa. Sebab itulah PDIP ingin mengembalikan marwah Indonesia sesuai konsep Trisakti yang dicanangkan Bung Karno.

"Trisakti memberikan pemahaman bagi kita tentang dasar untuk menempatkan negara dalam pergaulan antarbangsa yang bermartabat. Yakni, berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan," menurut rilis tersebut.

Konsep Trisakti akan diwujudkan dalam bentuk kebijakan di berbagai bidang bila PDIP berkuasa. Di bidang finansial, misalnya, PDIP akan menghentikan penguasaan asing terhadap perbankan dan mengurangi utang luar negeri.

Selanjutnya, PDIP akan menggenjot kemandirian di bidang teknologi. Sebab dari situlah pembangunan nasional bisa diarahkan untuk mengatasi masalah kesenjangan pendapatan dan keberlanjutan pembangunan, menurut dokumen tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip ekonomi
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top