Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Tangerang Ubah Perda Pacu PAD

Pemerintah Daerah Kota Tangerang akan mengubah Perda Nomor 7 tahun 2010 tentang pajak daerah demi menggali potensi pajak menjadi lebih tinggi.
Muhammad Abdi Amna
Muhammad Abdi Amna - Bisnis.com 24 April 2014  |  21:40 WIB
Walikota Tangerang Memimpin Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Walikota
Walikota Tangerang Memimpin Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Walikota

Bisnis.com, JAKARTA— Pemerintah Daerah Kota Tangerang akan mengubah Perda Nomor 7 tahun 2010 tentang pajak daerah demi menggali potensi pajak menjadi lebih tinggi.

Walikota Tangerang Arief R.Wismansyah mengatakan pendapatan asli daerah (PAD) harus terus ditingkatkan salah satunya dari pendapatan pajak daerah, karena, kebutuhan pembangunan juga terus meningkat.

“Pembangunan  hotel, apartemen dan mall yang dilakukan oleh pihak swasta  merupakan peluang bagi Pemerintah Kota Tangerang untuk terus meningkatkan PAD terutama dari sektor pajak,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (24/4/2014).

Menurutnya, untuk menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Tangerang, Pemkot membutuhkan biaya yang sangat besar untuk pembebasan lahan di sepanjang kali Angke dan  kali Cisadane.

Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) menurutnya juga berpotensi untuk meningkatkan kebutuhan pembiayaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Muhtarom mengatakan perubahan pada Perda No.7/2010 tentu akan berimbas pada peraturan walikota yang sebelumnya telah ditetapkan.

Oleh karena itu, menurutnya perlu ada pengkajian kembali terhadap perwal yang ada, terutama masalah pajak daerah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tangerang
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top