Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jateng Disarankan Diversifikasi Pasar Ekspor

Jawa Tengah harus melakukan diversifikasi pasar ekspor agar tidak terlalu tergantung pada pasar Amerika Serikat, China, dan Jepang yang mencapai hampir 50% dari total ekspor.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 24 April 2014  |  16:09 WIB
Pengangkutan barang ekspor. Jateng disarankan diversifikasi pasar - JIBI
Pengangkutan barang ekspor. Jateng disarankan diversifikasi pasar - JIBI

Bisnis.com, SEMARANG--Jawa Tengah harus melakukan diversifikasi pasar ekspor agar tidak terlalu tergantung pada pasar Amerika Serikat, China, dan Jepang yang mencapai hampir 50% dari total ekspor.

Hary Pudjianto, Ekonom Universitas Jenderal Soedirman, menuturkan ekspor Jateng akan tetap tumbuh positif. Pada Januari-Februari 2014, total ekspor mencapai US$905,37 juta.

Namun, sebanyak 43,34% ekspor ditujukan ke AS senilai US$213,36 juta, China US$90,94 juta, dan Jepang US$88,09 juta.

"Tujuan ekspor Jateng hanya ke sedikit negara. Ini bukan masalah, tapi akan menciptakan ketergantungan terhadap pasar AS, China, dan Jepang," ujarnya dalam seminar Kebijakan Fiskal 2014 dan Perkembangan Ekonomi Terkini, Kamis (24/4/2014).

Akibat ketergantungan terhadap pasar AS, China, dan Jepang, lanjutnya, eksportir Jateng tidak memiliki elastisitas atau nilai tawar yang tinggi terkait harga produk.

Untuk menghindari hal tersebut, Hary menyarankan agar Jateng mengupayakan diversifikasi pasar ekspor, a.l. ke negara-negara Asia Tenggara seiring implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akhir 2015.

Hary juga menyoroti tingginya produk tekstil sebagai komoditas utama ekspor Jateng. Pada Februari 2014, misalnya, ekspor produk tekstil Jateng mencapai US$178,39 juta atau 40,46% dari total ekspor.

"Harus hati-hati memacu pertumbuhan ekspor tekstil, karena bahan bakunya kan banyak yang impor. Tingginya impor bahan baku bisa menggerus devisa," kata Hary.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top