Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MISTERI MH370: Malaysia Koreksi Rekaman Percakapan Terakhir Pilot

Koreksi yang dilakukan pejabat Malaysia terkait percakapan terakhir yang direkam sebelum pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang pada 8 Maret lalu kian memicu spekulasi soal misteri mengenai posisi pesawat tersebut hingga kini.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 01 April 2014  |  11:34 WIB
MISTERI MH370: Malaysia Koreksi Rekaman Percakapan Terakhir Pilot
Grafis/CNN - created YUS
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Koreksi yang dilakukan pejabat Malaysia terkait percakapan terakhir yang direkam sebelum pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang pada 8 Maret lalu kian memicu spekulasi soal misteri mengenai posisi pesawat tersebut hingga sekarang.

 

"Percakapan pilot yang terakhir ternyata bukanlah “All right, good night”, tapi  “Good night Malaysian three seven zero," kata Menteri Transportasi Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Hussein.

 

Pernyataan pejabat otoritas Malaysia itu muncul setelah sejumlah jurnalis bertanya dalam konferensi pers dengan, Senin malam, 31 Maret 2014 sebagaimana dikutip BBC.com.  

Kementerian Transportasi Malaysia mengatakan investigasi forensik akan menentukan apakah pilot atau kopilot yang mengeluarkan kalimat itu. Namun belum ada penjelasan resmi mengapa koreksi atas percakapan terakhir itu butuh waktu lama untuk menentukan kata-kata mana yang benar. 

Terkait koreksi, kritik pedas dari keluarga penumpang asal China terus bermunculan. Mereka menilai Malaysia tidak becus dan menyembunyikan informasi mengenai MH370 yang sampai saat ini belum ditemukan.

Sebelumnya Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak pada 24 Maret 2014 mengumumkan pesawat jet Boeing 777-222 itu berakhir di perairan Samudera Hindia. Menurutnya, tidak seorang pun dari penumpang diyakini selamat.

Hingga kini pencarian terhadap pesawat itu masih dilakukan di sekitar Samudera Hindia yang dipimpin oleh Australia. Namun demikian belum ada petunjuk yang ditemukan untuk menentukan lokasi pesawat.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia malaysia airlines

Sumber : www.bbc.com

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top