Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Atasi Kebakaran Hutan Riau: Sudah 60 Ton Garam Ditaburkan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga saat ini sudah sebanyak 60 ton NaCl yang ditaburkan ke awan untuk menciptakan hujan di wilayah Provinsi Riau setiap hari
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 21 Maret 2014  |  14:23 WIB
Atasi Kebakaran Hutan Riau: Sudah 60 Ton Garam Ditaburkan
Kabut asap hutan riau
Bagikan

Bisnis.com, PEKANBARU— Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga saat ini sudah sebanyak 60 ton NaCl yang ditaburkan ke awan untuk menciptakan hujan di wilayah Provinsi Riau setiap hari.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan penaburan garam tersebut dilakukan melalui 27 kali penerbangan. Hujan buatan atau teknologi modifikasi cuaca untuk mengatasi api dan asap masih dilakukan dengan mengerahkan pesawat Hercules C-130 TNI AU dan Cassa 212.

"Satgas operasi terpadu masih bekerja mengatasi api dan asap. Setiap hari tim satgas terbang menaburkan bahan semai NaCl di wilayah Riau," kata Sutopo dalam siaran pers yang diterima Jumat (21/3/2014).

Hasil pantauan menggunakan satelit NOAA18 pada hari ini pukul 10.00 WIB hanya terdeteksi lima titik api yakni di Rokan Hilir, Kuansing, dan Indragiri Hulu. Adapun, pantauan hotspot dengan satelit MODIS menunjukkan delapan titik yakni di Bengkalis, Pelalawan, dan Rokan Hilir.

Dia menuturkan sebagian besar titik panas berada di bagian bawah dari permukaan gambut dengan kedalaman gambut sekitar 5-10 meter.

Satgas udara telah melakukan water bombing dengan 8 heli sebanyak 1.931 kali. Satgas darat melakukan patroli, intel, pemadam dan penerangan masyarakat. Hingga saat ini sebanyak 173 titik api (19.868 hektare) telah padam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebakaran hutan kebakaran hutan riau
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top