Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bendungan Karaloe Akan Airi Lahan 10.000 Ha

Menteri Pekerjaan Umum Djoko joko Kirmanto mengemukakan bendungan Karaloe akan mengairi daerah irigasi di sekitar bendungan untuk peningkatan luas tanam dari 4.000 ha menjadi 7.004 ha, namun tidak menutup kemungkinan dapat mencapai 10.000 ha.
Amri Nur Rahmat
Amri Nur Rahmat - Bisnis.com 05 Maret 2014  |  15:36 WIB
Petani sedang menanam padi - Bisnis.com
Petani sedang menanam padi - Bisnis.com

Bisnis.com, MAKASSAR - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengemukakan bendungan Karaloe akan mengairi daerah irigasi di sekitar bendungan dengan peningkatan luas tanam dari 4.000 ha menjadi 7.004 ha, namun tidak menutup kemungkinan dapat mencapai 10.000 ha.

Menurutnya, pembangunan Bendungan Karaloe akan mendukung ketahanan pangan nasional dan ketahanan energi nasional,  karena  potensi keseluruhan jumlah air permukaan di Sulawesi Selatan sebesar kurang lebih 70 miliar meterkubik pertahunnya.

"Pembangunan bendungan ini utamanya sebagai saluran irigasi bagi persawahan ataupun penyediaan air baku di wilayah sekitarnya. Pembagunan bendungan ini bakal menelan anggaran mencapai Rp518 miliar yang bersumber dari APBN," katanya, Rabu (5/3/2014).

Adapun, sumber air Bendungan Karalloe berasal dari Sungai Karalloe yang berada di wilayah Desa Garing Kecamatan Tompobulu dan sebagian wilayah Desa Taring Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa, dengan luas tujuh ribu hektar yang menyediakan air baku dengan debit 440 liter perdetik.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bendungan
Editor : Fatkhul-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top