Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Habibie Wakafkan 50 Hektar Tanah Untuk Universitas Negeri Gorontalo

Habibie Wakafkan 50 Hektar Tanah Untuk Universitas Negeri Gorontalo
News Editor
News Editor - Bisnis.com 01 Maret 2014  |  08:02 WIB
Habibie Wakafkan 50 Hektar Tanah Untuk Universitas Negeri Gorontalo
Bagikan

Bisnis.com, GORONTALO - Mantan Presiden RI Burhanuddin Jusuf Habibie mewakafkan tanah miliknya seluas 50 hektar di Kabupaten Bone Bolango, untuk pengembangan Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

"Saya ingin UNG konsisten dan menjadi pusat kebudayaan dan pendidikan di daerah ini. Kampus ini harus menjadi wadah untuk menghasilkan SDM yang memiliki nilai tambah," katanya.

Dia berpesan tanah tersebut dimanfaatkan untuk mengembangkan pendidikan dan kebudayaan di Gorontalo.

Kepada ribuan mahasiswa dan dosen yang menyambutnya, ia berbagi tips menjadi orang yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

"Iptek saja tidak cukup, harus ada iman dan taqwa agar menjadi manusia yang memiliki nilai tambah. Kalian mahasiswa, tidak ada bedanya dengan Habibie saat itu," ujar pria berdarah Gorontalo, Makassar dan Yogyakarta tersebut.

Berhasil menyelesaikan pendidikan hingga strata 3 di Jerman pada usia 28 tahun, Habibie merasa dirinya hanya beruntung meraih kesempatan tersebut.

Selebihnya, cara menuju sukses yang diterapkannya adalah menciptakan sinergi positif dengan hal apapun di sekitarnya.

"Bagi para calon sarjana, silahkan merenungkan sendiri langkah yang akan ditempuh agar bisa bersinergi positif dalam kehidupan," tuturnya. (antara/yus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bj habibie

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top