Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemendag Resmikan Pasar Cibeber

Kementerian Perdagangan (Kemendag) meresmikan Pasar Cibeber di Cianjur yang pembangunannya menghabiskan anggaran dari dana tugas perbantuan tahun 2013 sebesar Rp 6,5 miliar.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Februari 2014  |  04:20 WIB
Revitalisasi pasar akan berdampak pada omzet transaksi mengalami kenaikan rata-rata sebesar 57%.  - bisnis.com
Revitalisasi pasar akan berdampak pada omzet transaksi mengalami kenaikan rata-rata sebesar 57%. - bisnis.com

Bisnis.com, CIANJUR - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meresmikan Pasar Cibeber di Cianjur yang pembangunannya menghabiskan anggaran dari dana tugas perbantuan tahun 2013 sebesar Rp 6,5 miliar.

"Selama ini konotasi pasar tradisional selain kotor dan semerawut, bau, dan gersang, sehingga kita akan membuat kesan tersebut menjadi pasar yang bersih, tertib, nyaman dan sejuk serta lebih berdaya saing seiring berkembangnya toko modern," kata Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi, seusai meresmikan penggunaan Pasar Cibeber, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (20/2/2014).

Bayu menuturkan program revitalisasi pasar tradisional yang dilaksanakan Kemendag, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan tugas pembantuan merupakan salah satu upaya mendorong percepatan pembangunan daerah.

Pertumbuhan ekonomi di daerah akan memperkuat sektor perdagangan dan meningkatkan daya saing pasar domestik. Ini sangat penting dalam menghadapi tantangan dan kompetisi global yang semakit ketat.

Dia menambahkan tidak hanya membangun, Kementerian Perdagangan akan melakukan pendampingan dan memantau kemajuan hasil revitalisasi pasar, terutama pasar tradisional yang menjadi percontohan.

"Harapan kami pasar dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat sekitarnya. Pemantauan akan terus kami lakukan, namun tentu saja keberhasilan pelaksanaan program pasar tergantung dari kerjasama yang sinergis dari seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Revitalisasi pasar akan berdampak pada omzet transaksi mengalami kenaikan rata-rata sebesar 57%.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar kemendag

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul-nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top