Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Rumah Singapura pada Januari Tergelincir

Muhammad Abdi Amna
Muhammad Abdi Amna - Bisnis.com 17 Februari 2014  |  18:14 WIB
Sangat sedikit proyek yang dipasarkan bulan lalu, pengembang dengan proyek yang lebih kecil semakin jauh dari pasar.  - bisnis.com
Sangat sedikit proyek yang dipasarkan bulan lalu, pengembang dengan proyek yang lebih kecil semakin jauh dari pasar. - bisnis.com

Bisnis.comSINGAPURA—Penjualan rumah di Singapura pada Januari tergelincir, sebagai sinyal permulaan tahun paling lambat sejak 2009. Pengembang menjual lebih sedikit proyek setelah pengekangan persyaratan properti menyusutkan permintaan.

Menurut data Urban Redevelopment Authority yang dirilis pada Senin (17/2/2014), penjualan rumah turun 72% menjadi 565 unit pada bulan lalu, jauh tertinggal jika dibandingkan dengan capaian 2.028 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Data menunjukkan, jumlah unit yang terjual ini merupakan yang terendah di setiap Januari sejak 2009, ketika hanya terjual 108 unit pada bulan tersebut.

“Sangat sedikit proyek yang dipasarkan bulan lalu, pengembang dengan proyek yang lebih kecil semakin jauh dari pasar, karena sentimen pembeli melemah,” kata Alan Cheong, Direktur Savills Plc di Singapura. Menurutnya, penjualan rumah pada kuartal ini dapat lebih sedikit dari 1.000 unit.

Pemerintah akan memperkenalkan langkah-langkah pinjaman pada Juni untuk meluaskan kampanye yang dimulai pada 2009 dalam mengekang spekulasi di salah satu kota di Asia Tenggara ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah singapura

Sumber : Bloomberg

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top