Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kredit Baru China Sentuh Rekor

Kredit baru China tercatat naik hingga menyentuh rekor dan semakin luas pada Januari karena lonjakan pinjaman, mengindikasikan bank sentral akan memberikan pembiayaan yang cukup untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah tindakan keras pada shadow financing.
Muhammad Abdi Amna
Muhammad Abdi Amna - Bisnis.com 16 Februari 2014  |  17:15 WIB
 Manufaktur China - Reuters
Manufaktur China - Reuters

Bisnis.com, BEIJING—Kredit baru China tercatat naik hingga menyentuh rekor dan semakin luas pada Januari karena lonjakan pinjaman, mengindikasikan bank sentral akan memberikan pembiayaan yang cukup untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah tindakan keras pada shadow financing.

Menurut Bank Sentral China (People’s Bank of China/PBoC), jumlah pembiayaan pada Januari mencapai 2,58 triliun yuan atau setara dengan US$425 miliar. Angka ini melebihi perkiraan rata-rata dalam survei Bloomberg News yakni 1,9 triliun dan lebih tinggi dari 2,54 triliun yuan pada tahun lalu.

Pinjaman baru pemerintah daerah adalah 1,32 triliun yuan atau 23% lebih banyak dari tahun sebelumnya, dan merupakan angka bulanan tertinggi dalam 4 tahun ketika kepercayaan pinjaman terbagi dua di tengah kekhawatiran risiko default.

“Pasar harus bereaksi positif, kata Liu Li-Gang, kepala ekonom Greater China di Australia & New Zealand Banking Group Ltd. di Hong Kong, Minggu(16/2/2014). Menurutnya, bank masih menambah banyak kredit, dan hal ini akan meredakan kekhawatiran bahwa ekonomi China sedang melambat secara dramatis.

“Likuiditas melimpah dan mampu untuk mendukung pertumbuhan,” katanya.

Data ini menambah tanda-tanda, bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia dapat mempertahankan ekspansi di atas 7% pada tahun ini, meskipun pemerintah sedang mencoba untuk menahan risiko dari shadow banking.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china

Sumber : Bloomberg

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top