Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Diskusi Waralaba, Gita Titip Pesan Coblos yang Muda dan Probisnis

Saat peluncuran logo waralaba dan diskusi yang diadakan Kementerian Perdagangan, Kamis (30/1/2014), Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyampaikan imbauan untuk memilih calon pemimpin yang ‘muda’ dan ‘probisnis’. Ada apa ya?
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 30 Januari 2014  |  16:15 WIB
Diskusi Waralaba, Gita Titip Pesan Coblos yang Muda dan Probisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Saat peluncuran logo waralaba dan diskusi Permendag 70/2013 yang diadakan Kementerian Perdagangan, Kamis (30/1/2014), Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyampaikan imbauan untuk memilih calon pemimpin yang ‘muda’ dan ‘probisnis’.

Imbauan Gita itu sontak menggelitik para undangan, mengingat posisinya saat ini sebagai salah satu calon presiden dari konvensi Partai Demokrat. Terlebih lagi, imbauan itu disampaikan di sela-sela acara resmi yang diadakan oleh Kemendag.

Seusai memberikan sambutan di hadapan pelaku usaha dan asosiasi ritel, Gita menyempatkan diri untuk memberi saran agar pengusaha tidak usah berpolitik tapi tetap tidak apatis terhadap politik. Dia juga mengimbau agar mereka turut mencoblos dalam pemilu mendatang.

“Jangan sampai golputnya tinggi. Saya percaya bahwa tingkatan golput yang begitu tinggi ini terkait dengan pasok kader. Dan saya percaya ke depan, pemimpinnya harus yang muda,” katanya.

Pernyataan tersebut dengan cepat disambut riuh dan tepuk tangan meriah dari para tamu yang datang. Namun, dengan cepat Gita merespons, “Yang muda banyak, bukan saja aja.”

Gita juga menyampaikan agar pengusaha jangan apatis terhadap proses politik agar tidak gigit jari di masa depan. “Nanti Permendag yang keluar nggak sesuai dengan aspirasi bapak ibu sekalian. Nanti kerangka hukum yang keluar nggak sesuai dengan aspirasi bisnis kita,” lanjutnya.

Lebih lanjut, dia juga mengungkapkan pemimpin Indonesia yang berikutnya sebaiknya adalah figur yang muda agar memiliki stamina untuk mengelola negara dengan kepadatan penduduk yang tinggi.

“Saya berharap pemimpin ke depan itu pro bisnis. Yang kedua, pemimpin ke depan itu harus muda. Kenapa? Me-manage 250 juta manusia itu nggak gampang. Hari ini harus di Kupang, besok harus di Samosir, besoknya lagi di Mamuju, besoknya lagi di Kebumen. Itu perlu stamina.”

Lagi-lagi, dia disambut dengan tepuk tangan antusias oleh para tamu. Sebelum menutup acara, dia sekali lagi menyarankan agar para pelaku undangan mencoblos saat pemilu mendatang.

“Silakan diimbau ke karyawan bapak ibu sekalian [untuk] nyoblos! Mau nyoblos A, B, C, D, E, monggo. Asal jangan golput,” ujarnya, disambut celetukan dari para hadirin yang menyebut inisial “G”.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gita wirjawan
Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top