Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Samsung Jajaki Ikut Kelola Bandara Kertajati

Pemprov Jawa Barat memberi peluang Samsung Contruction & Trading (C&T) untuk memiliki saham di BUMD, PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 09 Januari 2014  |  15:20 WIB

Bisnis.com, BANDUNG—Pemprov Jawa Barat memberi peluang Samsung Contruction & Trading (C&T) untuk memiliki saham di BUMD, PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.
 
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan Samsung menjajaki kemungkinan untuk berinvestasi dalam proyek BIJB Kertajati.

Pemprov, menurutnya, memberi kemungkinan perusahaan multinasional tersebut untuk masuk dalam kepemilikan saham PT BIJB.

“Tentu Pemprov Jabar sebagai pemilik harus tetap memiliki saham mayoritas dalam kerjasama ini," katanya usai bertemu dengan delegasi Samsung C&T di Bandung, Kamis (9/1/2013).

Menurutnya delegasi Samsung yang dipimpin Director Urban Development Division Samsung C&T Woojin Choi tersebut saat ini masih mengkaji lebih dalam mengenai bandara besar tersebut.

Heryawan meyakinkan peluang ini akan ditindaklanjuti dengan pembicaraan kerjasama lebih spesifik. “Pasti akan ada tawar menawar, prinsipnya saya menyetujui kerjasama ini,” paparnya.
 
Dalam pertemuan tersebut, Samsung menurutnya minat memasuki berbagai lini kebandaraan. Dari mulai sisi udara, sisi darat hingga pengembangan lain bandara seperti aerocity. Pihaknya memagari sisi udara karena sudah menjadi komitmen pemerintah pusat.
“Kerjasama ini harus terus dibicarakan karena ada juga PT Angkasa Pura II,” katanya.
 
Heryawan menilai diantara perusahaan-perusahaan yang berkeinginan investasi di BIJB, Samsung termasuk yang paling serius.
Pihaknya tidak meragukan Samsung karena sudah berpengalaman dalam proyek bandara besar.

“Kerjasama ini diharapkan bisa segera terjalin agar proses pembangunan bandara bisa berjalan lebih cepat,” katanya.
 
PT BIJB sendiri ditargetkan pada April 2014 sudah bisa beroperasi.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan membuka penjaringan bagi calon direktur yang akan mengisi BUMD tersebut.

“Kami tidak boleh berjudi, karena ini adalah perusahaan besar. Kita akan buka untuk mencari calon direksi yang terbaik,” katanya.
 
Kepala Bappeda Jabar Denny Juanda mengatakan Samsung C&T masih mendiagnosa sisi investasi yang bisa dimasuki di BIJB.
Jika kerjasama ini terjalin, Samsung akan bermitra dengan PT BIJB yang mengelola bisnis setara Rp2,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samsung bandara kertajati
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top