Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Timwas Century DPR Dinilai Tak Tepat Panggil Boediono

Upaya pemanggilan ulang terhadap Wakil Presiden Boediono oleh Tim Pengawas Kasus Century DPR dinilai lebih bertujuan untuk mempermalukan simbol negara.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 06 Januari 2014  |  16:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Upaya pemanggilan ulang terhadap Wakil Presiden Boediono oleh Tim Pengawas Kasus Century DPR dinilai lebih bertujuan untuk mempermalukan simbol negara.

"Pemanggilan tidak perlu karena Timwas tinggal membaca penjelasan Wapres Boediono ketika menolak diundang ke DPR beberapa waktu lalu," kata Achsanul Qosasi, anggota Timwas Century dari Fraksi Partai Demokrat.

Selain  itu, yang paling tepat memanggil Boediono terkait pendalaman kasus Century bukanlah Timwas. Institusi penegak hukum seperti KPK, Kejaksaan dan Kepolisian lebih berhak melakukan pemanggilan karena kasus ini sudah di ranah hukum.

"Memang, teman-teman masih bersemangat memanggil. Tapi Pak Boed kan sudah kirim surat penjelasan resmi bahwa beliau tak akan hadir".

Dia mengaku kecewa karena Timwas Century cuma digunakan untuk menghakimi seseorang.

Sebelumnya Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyatakan Boediono sebaiknya menghormati DPR. Lembaga legislatif sudah memutuskan memperpanjang masa kerja Timwas Century sehingga pemanggilan itu tak lain merupakan bagian dari tugas Timwas.

"Secara pribadi saya tak ingin Pak Boed dipanggil lagi karena sudah kooperatif kepada penegak hukum. Namun, DPR secara kelembagaan sudah memutuskan demikian. Makanya, tolong dihormati dan memenuhi saja undangan DPR," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skandal century
Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top