Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peternak di Sumsel Dikirim ke Jatim & Jateng, Belajar Ternak Sapi

Bisnis.com, PALEMBANG - Kontak Tani Nelayan Andalan Sumsel akan mengirimkan sejumlah peternak sapi ke daerah sentra sapi di Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk mendapat transfer teknologi di bidang peternakan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 10 September 2013  |  16:37 WIB

Bisnis.com, PALEMBANG - Kontak Tani Nelayan Andalan Sumsel akan mengirimkan sejumlah peternak sapi ke daerah sentra sapi di Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk mendapat transfer teknologi di bidang peternakan.

Ketua KTNA Sumsel M.Basir mengatakan program pelatihan peternak ini akan dilakukan setiap bulan.

“Kami akan mengirim peternak ke sentra peternakan di Jawa mulai Oktober mendatang untuk memajukan peternakan di Sumsel,"katanya, Selasa (10/9/2013).

Basir mengemukakan, teknologi pengolahan pakan yang ingin diadopsi pihaknya adalah pemanfaatan limbah tanaman yang selama ini di Sumsel
tidak termanfaatkan agar bisa dikelola menjadi pakan bermutu tinggi.

“Di sana gabah saja bisa dikelola menjadi pakan, jadi tidak hanya bergantung dengan rumput,"katanya.

Untuk jumlah partisipan, dia mengemukakan, pihaknya akan membawa sedikitnya 5 orang peternak dari setiap kabupaten dengan dana sepenuhnya dikeluarkan dari kas KTNA tanpa bantuan pemerintah.

“Program pelatihan ini nantinya akan memakan waktu sekitar 5 hari untuk sekali pelatihan," ujarnya.

KTNA berharap pemerintah pun dapat memberikan bantuan kepada para peternak untuk mengakses sektor permodalan. “Modal sapi atau mesin untuk membuat pakan itu biayanya tergolong besar, kami harap ada peran pemerintah di sini setidaknya bisa memberikan para peternak solusi agar bisa mengakses permodalan dari pihak bank,"paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang sapi peternak
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top