Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HUT Kemerdekaan RI: 15 Penerjun Payung Bawa Merah Putih ke Aceh

Bisnis.com, LHOKSEUMAWE - Sebanyak 15 penerjun payung TNI membawa bendera Merah Putih ukuran 9x12 meter terjun di Kecamatan Seuneuddon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Penerjunan tersebut dilakukan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-68 Republik
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 17 Agustus 2013  |  09:56 WIB


Bisnis.com, LHOKSEUMAWE - Sebanyak 15 penerjun payung TNI membawa bendera Merah Putih ukuran 9x12 meter terjun di Kecamatan Seuneuddon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. 

Penerjunan tersebut dilakukan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-68 Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2013). Mereka mulai mendarat pada pukul 08.00 WIB.

Penerjun payung merupakan gabungan dari TNI Angkatan Darat Satuan Brigif 17, Brigif Linud 18, Ki Taipur Yon Intel Kostrad dan Satuan Kopassus.

Pesawat Hercules C-130 mengangkut penerjun free fall. Mereka menampilkan demonstrasi kemampuan terjun bebas dengan materi ketepatan mendarat atau akurasi.

Dalam penerjunan kali ini dilakukan satu kali sortie penerjunan. Masing-masing penerjun berusaha melakukan materi ketepatan mendarat.

Mereka diloncatkan pada ketinggian 8.000 kaki menggunakan jenis payung M-10 atau payung militer yang memiliki 9 sel pada kanopinya dengan kemampuan jelajah yang sangat jauh. 

Payung ini juga merupakan jenis payung terjun bebas dari Airborne System Amerika Serikat. Payung ini memiliki daya jelajah 4 banding 1 dimana 4 meter maju dan 1 meter turun dengan kekuatan membawa 200 kilogram.

Selain itu, payung tersebut juga dapat digunakan pada misi khusus oleh penerjun TNI. Misi tersebut adalah  untuk melaksanakan infanteri atau penyusupan, mendarat pada barge di laut lepas, gedung bertingkat dan tempat yang tidak dapat dijangkau oleh kendaraan.

Penerjun membentuk stag atau susunan mengikuti pemimpin penerjunan yang berguna menentukan arah pendaratan pada drop zone yang telah ditentukan. Penerjunan militer ini biasanya dilakukan malam hari guna menghindari pantauan dari musuh.

Pada pendaratan kali ini, terdapat 5 orang penerjun yang mengibarkan bendera Merah Putih dan bentangan kain bertuliskan damai Itu indah. Pembawa Bendera Merah Putih berukuran 9x12 meter adalah Serda Erik dan Kopda Mudor dari Kopassus, Pratu Yohanes dari Brigif Linud 18 serta Pratu Haerudin dari Brigif Linud 17.

Sementara itu pembawa bentangan kain bertuliskan damai Itu indah  berukuran 9x12 meter adalah Serda Rahmad dari Brigif Linud 17.

Kesulitan dalam penerjunan accuracy landing dengan membawa bendera yakni penerjun harus mampu membaca arah dan kecepatan angin serta check point pendaratan. Selain itu, juga penerjun kesulitan karena bendera dapat memperlambat laju payung.

Adapun 15 orang penerjun ini terdiri dari 10 penerjun pria dan 5 penerjun wanita atau korps wanita angkatan darat. 

Penerjunan disaksikan oleh Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Gatot Nurmantyo bersama dengan Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Zahari Siregar, Wakil Bupati Aceh Utara dan Jajaran Muspida lainnya.

Atraksi terjun payung dilakukan oleh 90 Prajurit TNI Batalion Infanteri 330 Lintas Udara Bandung. Ada pula terjun payung free fall yang dilakukan 12 personel Brigade Infanteri 17 Depok.

Selain di Seunuddon, atraksi terjun payung juga akan dilakukan di Stadion Cot Gapu, Kabupaten Bireuen, Kecamatan Woyla, Aceh Barat, dan pada 7  titik di 5 kabupaten/kota di Aceh. (ltc)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

HUT Kemerdekaan RI
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top