Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kecelakaan Kereta, Prancis Berkabung di Hari Bastille

Bisnis.com, PARIS - Polisi Prancis menyatakan jumlah terakhir korban jiwa akibat kereta tergelincir pada Jumat (12/7) di sebelah selatan Paris sekarang dipastikan jadi enam orang, demikian laporan media pada Sabtu (13/7). Menurut perusahaan kereta nasional,
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 14 Juli 2013  |  08:24 WIB

Bisnis.com, PARIS - Polisi Prancis menyatakan jumlah terakhir korban jiwa akibat kereta tergelincir pada Jumat (12/7) di sebelah selatan Paris sekarang dipastikan jadi enam orang, demikian laporan media pada Sabtu (13/7).

Menurut perusahaan kereta nasional, SNCF kereta itu membawa sebanyak 385 penumpang, ketika enam gerbongnya keluar dari rel pada pukul 15.15 waktu setempat (22.15 WIB), Jumat (12/7). Kereta tersebut kemudian menghantam peron di Stasiun Kereta Bretigny-sur-Orge, sekitar 20 kilometer di sebelah selatan Paris.

Menurut laporan sebelumnya, sedikitnya enam orang telah tewas.

Negara itu dijadwalkan memasuki hari berkabung pada Ahad, tepat pada Hari Bastille.

Hari Bastille adalah nama yang diberikan di negara yang berbahasa Inggris bagi Hari Nasional Prancis, yang dirayakan pada 14 Juli setiap tahun. Dalam bahasa Prancis, hari itu biasanya di sebut La Fete Nationale --yang berarti Perayaan Nasional.

Meskipun tanggal itu sama dengan terbentuknya Bastille, 14 Juli dipilih untuk memperingati Fete de la Federation 1790. Itu adalah lambang perlawanan bangsa modern dan perujukan semua wilayah Prancis ke dalam kerajaan konstitusional, yang mendahului berdirinya Republik Pertama selama Revolusi Prancis.

Peristiwa pada Jumat adalah kecelakaan kereta terburuk di negeri tersebut sejak 1988, ketika kecelakaan terjadi di Stasiun Gare de Lyon di Paris sehingga menewaskan 56 orang. (Antara/Xinhua-OANA)(Foto:graafix)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prancis
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top