Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Macet Parah, Dirjen Pajak Fuad Rahmany Naik Ojek

BISNIS.COM, JAKARTA - Dirjen Pajak Fuad Rahmany terpaksa naik ojek ke kantornya lantaran macet parah di jalan Thamrin, Rabu (5/6) malam.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 06 Juni 2013  |  08:14 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA - Dirjen Pajak Fuad Rahmany terpaksa naik ojek ke kantornya lantaran macet parah di jalan Thamrin, Rabu (5/6) malam.

Karena sudah ditunggu sejumlah pemimpin redaksi media yang diundang ke kantornya pada Rabu Malam itu, Fuad, yang menghadiri rapat UKP4 di kawasan Istana Negara Jakarta, terpaksa turun dari mobil dinasnya di depan Sarinah Thamrin.

Alhasil, tak sampai 20 menit Fuad tiba di kantornya, di kawasan Gatot Subroto, Jakarta. "Saya jalan cari ojek, dan dapet," kata Fuad kepada sejumlah pemimpin media setibanya di kantor Dirjen Pajak.

Situasi lalulintas Jakarta pada Rabu malam memang macet di mana-mana. Di kawasan Sudirman Central Business District pun jalanan akses alternatif macet cukup lama.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok pun Sabtu (1/6) lalu minta maaf karena selama 7,5 bulan memimpin Jakarta bersama Joko Widodo (Jokowi) belum mampu mengatasi kemacetan Ibu Kota.

Dalam pertemuan dengan media massa itu, Fuad menjelaskan sejumlah hal berkaitan dengan target penerimaan pajak serta sejumlah kasus yang masih dihadapi instansi tersebut.

Soal masih tertangkapnya sejumlah pegawai pajak oleh KPK, Fuad mengatakan justru itu menandakan reformasi hukum berjalan. "Ini kan periode penangkapan..." katanya berseloroh.

"Justru kalau tidak ada penangkapan itu reformasinya belum tentu jalan. Bukan berarti tak ada penangkapan, lalu tidak ada maling," sambungnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pajak dirjen pajak
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top