Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Macet Parah, Dirjen Pajak Fuad Rahmany Naik Ojek

BISNIS.COM, JAKARTA - Dirjen Pajak Fuad Rahmany terpaksa naik ojek ke kantornya lantaran macet parah di jalan Thamrin, Rabu (5/6) malam.

BISNIS.COM, JAKARTA - Dirjen Pajak Fuad Rahmany terpaksa naik ojek ke kantornya lantaran macet parah di jalan Thamrin, Rabu (5/6) malam.

Karena sudah ditunggu sejumlah pemimpin redaksi media yang diundang ke kantornya pada Rabu Malam itu, Fuad, yang menghadiri rapat UKP4 di kawasan Istana Negara Jakarta, terpaksa turun dari mobil dinasnya di depan Sarinah Thamrin.

Alhasil, tak sampai 20 menit Fuad tiba di kantornya, di kawasan Gatot Subroto, Jakarta. "Saya jalan cari ojek, dan dapet," kata Fuad kepada sejumlah pemimpin media setibanya di kantor Dirjen Pajak.

Situasi lalulintas Jakarta pada Rabu malam memang macet di mana-mana. Di kawasan Sudirman Central Business District pun jalanan akses alternatif macet cukup lama.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok pun Sabtu (1/6) lalu minta maaf karena selama 7,5 bulan memimpin Jakarta bersama Joko Widodo (Jokowi) belum mampu mengatasi kemacetan Ibu Kota.

Dalam pertemuan dengan media massa itu, Fuad menjelaskan sejumlah hal berkaitan dengan target penerimaan pajak serta sejumlah kasus yang masih dihadapi instansi tersebut.

Soal masih tertangkapnya sejumlah pegawai pajak oleh KPK, Fuad mengatakan justru itu menandakan reformasi hukum berjalan. "Ini kan periode penangkapan..." katanya berseloroh.

"Justru kalau tidak ada penangkapan itu reformasinya belum tentu jalan. Bukan berarti tak ada penangkapan, lalu tidak ada maling," sambungnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : News Editor
Editor : Others
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper