Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEREKONOMIAN GLOBAL: Bank Dunia Melihat Aspac Jadi Mesin Pertumbuhan

BISNIS.COM, JAKARTA-- Bank Dunia menyatakan negara-negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik akan terus menjadi mesin pertumbuhan global karena faktor permintaan domestik yang kuat."Kawasan Asia Timur dan Pasifik berkontribusi sekitar 40 persen dari pertumbuhan
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 15 April 2013  |  14:53 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA-- Bank Dunia menyatakan negara-negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik akan terus menjadi mesin pertumbuhan global karena faktor permintaan domestik yang kuat.

"Kawasan Asia Timur dan Pasifik berkontribusi sekitar 40 persen dari pertumbuhan global pada 2012," kata Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Axel von Trotsenburg dalam rilis Bank Dunia di Jakarta, Senin (15/4).

Menurut Axel, karena ekonomi global bergantung kepada pertumbuhan kawasan tersebut, maka keyakinan para investor terhadap kawasan itu juga melonjak.

Berdasarkan data Bank Dunia, pertumbuhan rata-rata negara-negara di kawasan Asia-Pasifik tersebut adalah sebesar 7,5% pada 2015. Angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan kawasan lainnya di dunia.

Tingginya pertumbuhan di kawasan Asia-Pasifik juga diakibatkan kebijakan fiskal dan moneter yang meningkatkan baik konsumsi domestik maupun investasi yang tumbuh di negara-negara tersebut.

Namun, seiring dengan pemulihan ekonomi global, muncul pula isu terkait risiko "overheating" dicemaskan dapat kontraproduktif seperti bisa mengakibatkan tekanan inflasi.

Untuk itu, para pengambil kebijakan diharapkan dapat menghadapi tantangan baik jangka pendek maupun jangka panjang dengan kebijakan yang cerdas seperti mengelola aliran dana yang masuk dengan memadai. (if)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank dunia ekonomi global asia pacific
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top